JARINGAN KOMPUTER
Metropolitan Area Network
1.meliputi area yang lebih besar dari LAN,
2.misalnya antar wilayah dalam satu propinsi.
3.Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan
4.kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar
5.Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana
6.beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya
Local Area Network
Beroperasi pada area yang terbatas
Koneksi peralatan berdekatan
Menyediakan fulltime konektifitas
Kendali jaringan dibawah administratsi lokal
Wide Area Network
Beroperasi pada area geografi yang luas
Terdiri dari beberapa jaringan lokal area beberapa daerah
yang saling dihubungkan
Hubungan antar LAN menggunakan teknologi serial
Peralatan jaringan tersebar pada area yang luas
INTERNET
Merupakan jaringan juga
gabungan dari jaringan – jaringan kecil yang ada di dunia yang bergabung menjadi satu jaringan yang besar di dunia.
Dengan policy yang sama memungkinkan beberapa sistem operasi bisa saling berkomunikasi (Analogi : Beberapa suku bangsa saling berkomunikasi menggunakan bahasa komunikasi satu yaitu : Inggris)
KEBUTUHAN KONEKSI INTERNET
Koneksi jaringan, dibutuhkan :
Phisical Connection
PC
Peralatan Jaringan
Modem
Media
Logical Connection
Protocol
Aplikasi untuk membuka layanan di internet (Web Browser)
Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya.
Terdapat beberapa macam topologi jaringan yang umum digunakan, yaitu Bus, Star, Ring, Mesh dan Tree / Hybrid.
Topologi BUS
Topologi RING
Topologi STAR
Topologi MESH
Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada penggunaan kabel Coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya dengan mudah dihubungkan.
Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak diukur dengan benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimal.
Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).
Topologi Bus
Digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.
Keunggulan :
Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
Kelemahan :
Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka
keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Memungkinkan terjadinya collusion/tabrakan
Topologi Ring
Topologi ini memanfaatkan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic disalurkan sedemikian rupa sehingga masing-masing node.
Umumnya fasilitas ini memanfaatkan fiber optic sebagai sarananya (walaupun ada juga yang menggunakan twisted pair).
Topologi STAR
Topologi jaringan ini banyak digunakan di berbagai tempat, karena kemudahan untuk menambah, mengurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.
Dengan ada ‘hub’, maka beberapa komputer dapat terhubung dengan sumber daya jaringan secara mudah.
Dengan kabel UTP dan connector, dengan mudah dibuat sistem jaringan.
Masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub.
Keunggulan :
Adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.
Gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server
Kelemahan :
kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
Topologi Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.
Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral).
Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.
Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
Topologi TREE Sebuah jaringan bisa jadi merupakan kombinasi dari dua atau tiga topologi di atas. Misalnya saja ada yang menyebut tree topology, dimana sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.
Sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.Pada gambar : backbone memanfaatkan linear bus topology. Untuk menghubungkan client atau node memanfaatkan star topology.
Peer artinya rekan sekerja
Adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer.
Adalah suatu model di mana setiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai PC lain.
Dikenal sebagai workgroup. Dimana setiap komputer dalam satu jaringan dikelompokkan dalam satu kelompok kerja
Pertukaran data dalam jaringan ini dapat dilakukan dua komputer atau beberapa komputer dalam satu area kerja. Jaringan ini bisa dibuat menghubungkan dua komputer melalaui kabel jaringan tipe crossover (khusus dua komputer), atau menggunakan kabel straight yang terhubung dengan hub atau switch (untuk komputer satu area)
Kelebihan :
Dapat saling berbagi pakai file data (sharing) dengan komputer yang lain
tanpa harus ada hak akses untuk menggunakan jaringan tersebut.
Tidak ada perbedaan yang mencolok antara hubungan kedua workstation
Biaya operasional lebih murah karena hanya menggunakan kabel yang sedikit
Jaringan tidak bergantung pada satu server dalam mengakses data pada komputer lain
Kekurangan :
Keamanan data pada masing-masing komputer ditentukan
oleh pengguna yang memiliki atau menggunakan komputer tersebut
Penggunaan processor dan RAM akan menjadi berlebih jika
komputer tersebut diakses oleh pengguna yang lain saat menjalankan program atau mengakses data. Komputer akan terasa lebih lambat
Apabila terdapat kesalahan jaringan yang menyebabkan
hubungan jaringan jaringan terputus, maka pengguna yang lain tidak dapat mengakses komputer tersebut
Model Jaringan Client – Server : Terdiri dari sejumlah komputer dengan memakai satu atau beberapa komputer dijadikan server dan dihubungkan dengan sejumlah komputer client. Jadi pada jaringan ini bisa terdapat satu atau lebih dari satu server untuk mengendalikan beberapa komputer client.
Jenis Layanan Client - Server
File Server
Memberikan layanan fungsi pengelolaan file.
Print Server
Memberikan layanan fungsi pencetakan file / dokumen.
Database Server
Proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan.
DIP (Document Information Processing)
Memberikan layanan fungsi penyimpanan, manajemen, dan pengambilan data.
Kelebihan :
Mempunyai sistem keamanan yang lebih baik daripada jaringan
peer to peer
Sistem pada komputer client menjadi lebih stabil karena semua hal
yang berhubungan dengan administrasi jaringan sepenuhnya terpusat dan dilakukan oleh komputer server
Kecepatan akses jaringan lebih tinggi dikarenakan semua beban
tugas seluruhnya ditanggung oleh komputer server
Pengelolaan file-file data lebih mudah karena mempunyai sistem
backup data yang lebih baik dibandingkan dengan peer to peer
Kekurangan :
Komputer server harus memiliki spesifikasi khusus sebagai server dan
harus memiliki kemampuan lebih sebab seluruh aktivitas jaringan tergantung pada server
Apabila terjadi masalah atau gangguan pada server, maka seluruh
aktivitas jaringan dapat terganggu
Memerlukan biaya operasional yang tidak sedikit
Membutuhkan seorang administrator bagi pengelolaan system
Hybrid
Menghubungkan antara jaringan wired (kabel) dengan jaringan wireless (tanpa kabel) menggunakan akses point.
Untuk menghubungkan jaringan ini membutuhkan switch sebagai penghubung akses point.
User dapat mengakses sumber daya yang di-share oleh jaringan peer-to-peer, dan secara bersamaan dapat menggunakan sumber daya yang disediakan oleh server
Kelebihan menggunakan Bridge :
Lebih mudah dalam pemasangan dan perawatan
Harga lebih murah dan cukup sederhana dibandingkan Router.
Mampu menangani Traffic yang lebih tinggi.
Kelemahan Bridge :
Alamat fisik bridge pada suatu stasiun dalam jaringan harus berbeda dengan yang lainnya.
Dapat menyebabkan Traffic melebihi kapasitas medium jaringan.
Kesalahan dalam mengkonfigurasi bridge menyebabkan bridge memutar frame tanpa henti
lebih cocok pada jaringan dengan volume traffic relatif rendah.
5.ROUTER
Router merupakan suatu alat atau program aplikasi yang berfungsi menentukan pada titik mana suatu paket data harus diteruskan kejaringan yang lain. Router akan memilih jalan yang terdekat untuk melewatkan [aket aplikasi data. Aplikasi – aplikasi yang berada pada router jika telah terinstal pada sebuah komputer dinamakan PC Router.
Router bekerja pada level OSI Network Layer. Router memiliki kemampuan yang lebih baik dari pada Bridge karena fungsi utama Router adalah untuk me- Routing kan ( mengarahkan ) paket – paket data dengan suatu segmen jaringan yang berbeda. Pada hubungan jaringan yang lebih global seperti internet.
Kelebihan Router :
Dapat digunakan pada topologi jaringan apapun.
Pada Router terdapat traffic broadcast yang dapat memperkecil beban
network.
Lebih mudah dikonfigurasi dibandingkan Bridge.
Dapat menentukan jalur optimal antar 2 sistem dan mengatur prioritas antar
protokol
Kelemahan Router :
Router hanya mampu meneruskan traffic yang sesuai dengan protokol
yang diimplementasikan padanya saja
Lebih kompleks dan pemprosesan lebih besar dari pada bridge
Pemindahan suatu mesin dapat merubah alamat network tersebut.
Keuntungan Modem Internal :
Mudah dalam pemasangan
Tidak menggunakan banyak kabel
Harga lebih murah
Keuntungan Modem Eksternal :
Tidak menggunakan slot komputer
Terpisah dari komputer
Mudah dipindah tempatkan
Aman dari gangguan petir
JARINGAN KOMPUTER
Metropolitan Area Network
1.meliputi area yang lebih besar dari LAN,
2.misalnya antar wilayah dalam satu propinsi.
3.Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan
4.kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar
5.Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana
6.beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya
Local Area Network
Beroperasi pada area yang terbatas
Koneksi peralatan berdekatan
Menyediakan fulltime konektifitas
Kendali jaringan dibawah administratsi lokal
Wide Area Network
Beroperasi pada area geografi yang luas
Terdiri dari beberapa jaringan lokal area beberapa daerah
yang saling dihubungkan
Hubungan antar LAN menggunakan teknologi serial
Peralatan jaringan tersebar pada area yang luas
INTERNET
Merupakan jaringan juga
gabungan dari jaringan – jaringan kecil yang ada di dunia yang bergabung menjadi satu jaringan yang besar di dunia.
Dengan policy yang sama memungkinkan beberapa sistem operasi bisa saling berkomunikasi (Analogi : Beberapa suku bangsa saling berkomunikasi menggunakan bahasa komunikasi satu yaitu : Inggris)
KEBUTUHAN KONEKSI INTERNET
Koneksi jaringan, dibutuhkan :
Phisical Connection
PC
Peralatan Jaringan
Modem
Media
Logical Connection
Protocol
Aplikasi untuk membuka layanan di internet (Web Browser)
Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya.
Terdapat beberapa macam topologi jaringan yang umum digunakan, yaitu Bus, Star, Ring, Mesh dan Tree / Hybrid.
Topologi BUS
Topologi RING
Topologi STAR
Topologi MESH
Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada penggunaan kabel Coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya dengan mudah dihubungkan.
Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak diukur dengan benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimal.
Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).
Topologi Bus
Digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.
Keunggulan :
Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
Kelemahan :
Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka
keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Memungkinkan terjadinya collusion/tabrakan
Topologi Ring
Topologi ini memanfaatkan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic disalurkan sedemikian rupa sehingga masing-masing node.
Umumnya fasilitas ini memanfaatkan fiber optic sebagai sarananya (walaupun ada juga yang menggunakan twisted pair).
Topologi STAR
Topologi jaringan ini banyak digunakan di berbagai tempat, karena kemudahan untuk menambah, mengurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.
Dengan ada ‘hub’, maka beberapa komputer dapat terhubung dengan sumber daya jaringan secara mudah.
Dengan kabel UTP dan connector, dengan mudah dibuat sistem jaringan.
Masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub.
Keunggulan :
Adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.
Gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server
Kelemahan :
kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
Topologi Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.
Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral).
Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.
Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
Topologi TREE Sebuah jaringan bisa jadi merupakan kombinasi dari dua atau tiga topologi di atas. Misalnya saja ada yang menyebut tree topology, dimana sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.
Sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.Pada gambar : backbone memanfaatkan linear bus topology. Untuk menghubungkan client atau node memanfaatkan star topology.
Peer artinya rekan sekerja
Adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer.
Adalah suatu model di mana setiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai PC lain.
Dikenal sebagai workgroup. Dimana setiap komputer dalam satu jaringan dikelompokkan dalam satu kelompok kerja
Pertukaran data dalam jaringan ini dapat dilakukan dua komputer atau beberapa komputer dalam satu area kerja. Jaringan ini bisa dibuat menghubungkan dua komputer melalaui kabel jaringan tipe crossover (khusus dua komputer), atau menggunakan kabel straight yang terhubung dengan hub atau switch (untuk komputer satu area)
Kelebihan :
Dapat saling berbagi pakai file data (sharing) dengan komputer yang lain
tanpa harus ada hak akses untuk menggunakan jaringan tersebut.
Tidak ada perbedaan yang mencolok antara hubungan kedua workstation
Biaya operasional lebih murah karena hanya menggunakan kabel yang sedikit
Jaringan tidak bergantung pada satu server dalam mengakses data pada komputer lain
Kekurangan :
Keamanan data pada masing-masing komputer ditentukan
oleh pengguna yang memiliki atau menggunakan komputer tersebut
Penggunaan processor dan RAM akan menjadi berlebih jika
komputer tersebut diakses oleh pengguna yang lain saat menjalankan program atau mengakses data. Komputer akan terasa lebih lambat
Apabila terdapat kesalahan jaringan yang menyebabkan
hubungan jaringan jaringan terputus, maka pengguna yang lain tidak dapat mengakses komputer tersebut
Model Jaringan Client – Server : Terdiri dari sejumlah komputer dengan memakai satu atau beberapa komputer dijadikan server dan dihubungkan dengan sejumlah komputer client. Jadi pada jaringan ini bisa terdapat satu atau lebih dari satu server untuk mengendalikan beberapa komputer client.
Jenis Layanan Client - Server
File Server
Memberikan layanan fungsi pengelolaan file.
Print Server
Memberikan layanan fungsi pencetakan file / dokumen.
Database Server
Proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan.
DIP (Document Information Processing)
Memberikan layanan fungsi penyimpanan, manajemen, dan pengambilan data.
Kelebihan :
Mempunyai sistem keamanan yang lebih baik daripada jaringan
peer to peer
Sistem pada komputer client menjadi lebih stabil karena semua hal
yang berhubungan dengan administrasi jaringan sepenuhnya terpusat dan dilakukan oleh komputer server
Kecepatan akses jaringan lebih tinggi dikarenakan semua beban
tugas seluruhnya ditanggung oleh komputer server
Pengelolaan file-file data lebih mudah karena mempunyai sistem
backup data yang lebih baik dibandingkan dengan peer to peer
Kekurangan :
Komputer server harus memiliki spesifikasi khusus sebagai server dan
harus memiliki kemampuan lebih sebab seluruh aktivitas jaringan tergantung pada server
Apabila terjadi masalah atau gangguan pada server, maka seluruh
aktivitas jaringan dapat terganggu
Memerlukan biaya operasional yang tidak sedikit
Membutuhkan seorang administrator bagi pengelolaan system
Hybrid
Menghubungkan antara jaringan wired (kabel) dengan jaringan wireless (tanpa kabel) menggunakan akses point.
Untuk menghubungkan jaringan ini membutuhkan switch sebagai penghubung akses point.
User dapat mengakses sumber daya yang di-share oleh jaringan peer-to-peer, dan secara bersamaan dapat menggunakan sumber daya yang disediakan oleh server
Kelebihan menggunakan Bridge :
Lebih mudah dalam pemasangan dan perawatan
Harga lebih murah dan cukup sederhana dibandingkan Router.
Mampu menangani Traffic yang lebih tinggi.
Kelemahan Bridge :
Alamat fisik bridge pada suatu stasiun dalam jaringan harus berbeda dengan yang lainnya.
Dapat menyebabkan Traffic melebihi kapasitas medium jaringan.
Kesalahan dalam mengkonfigurasi bridge menyebabkan bridge memutar frame tanpa henti
lebih cocok pada jaringan dengan volume traffic relatif rendah.
5.ROUTER
Router merupakan suatu alat atau program aplikasi yang berfungsi menentukan pada titik mana suatu paket data harus diteruskan kejaringan yang lain. Router akan memilih jalan yang terdekat untuk melewatkan [aket aplikasi data. Aplikasi – aplikasi yang berada pada router jika telah terinstal pada sebuah komputer dinamakan PC Router.
Router bekerja pada level OSI Network Layer. Router memiliki kemampuan yang lebih baik dari pada Bridge karena fungsi utama Router adalah untuk me- Routing kan ( mengarahkan ) paket – paket data dengan suatu segmen jaringan yang berbeda. Pada hubungan jaringan yang lebih global seperti internet.
Kelebihan Router :
Dapat digunakan pada topologi jaringan apapun.
Pada Router terdapat traffic broadcast yang dapat memperkecil beban
network.
Lebih mudah dikonfigurasi dibandingkan Bridge.
Dapat menentukan jalur optimal antar 2 sistem dan mengatur prioritas antar
protokol
Kelemahan Router :
Router hanya mampu meneruskan traffic yang sesuai dengan protokol
yang diimplementasikan padanya saja
Lebih kompleks dan pemprosesan lebih besar dari pada bridge
Pemindahan suatu mesin dapat merubah alamat network tersebut.
Keuntungan Modem Internal :
Mudah dalam pemasangan
Tidak menggunakan banyak kabel
Harga lebih murah
Keuntungan Modem Eksternal :
Tidak menggunakan slot komputer
Terpisah dari komputer
Mudah dipindah tempatkan
Aman dari gangguan petir
JARINGAN KOMPUTER
Metropolitan Area Network
1.meliputi area yang lebih besar dari LAN,
2.misalnya antar wilayah dalam satu propinsi.
3.Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan
4.kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar
5.Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana
6.beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya
Local Area Network
Beroperasi pada area yang terbatas
Koneksi peralatan berdekatan
Menyediakan fulltime konektifitas
Kendali jaringan dibawah administratsi lokal
Wide Area Network
Beroperasi pada area geografi yang luas
Terdiri dari beberapa jaringan lokal area beberapa daerah
yang saling dihubungkan
Hubungan antar LAN menggunakan teknologi serial
Peralatan jaringan tersebar pada area yang luas
INTERNET
Merupakan jaringan juga
gabungan dari jaringan – jaringan kecil yang ada di dunia yang bergabung menjadi satu jaringan yang besar di dunia.
Dengan policy yang sama memungkinkan beberapa sistem operasi bisa saling berkomunikasi (Analogi : Beberapa suku bangsa saling berkomunikasi menggunakan bahasa komunikasi satu yaitu : Inggris)
KEBUTUHAN KONEKSI INTERNET
Koneksi jaringan, dibutuhkan :
Phisical Connection
PC
Peralatan Jaringan
Modem
Media
Logical Connection
Protocol
Aplikasi untuk membuka layanan di internet (Web Browser)
Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya.
Terdapat beberapa macam topologi jaringan yang umum digunakan, yaitu Bus, Star, Ring, Mesh dan Tree / Hybrid.
Topologi BUS
Topologi RING
Topologi STAR
Topologi MESH
Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada penggunaan kabel Coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya dengan mudah dihubungkan.
Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak diukur dengan benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimal.
Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).
Topologi Bus
Digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.
Keunggulan :
Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
Kelemahan :
Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka
keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Memungkinkan terjadinya collusion/tabrakan
Topologi Ring
Topologi ini memanfaatkan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic disalurkan sedemikian rupa sehingga masing-masing node.
Umumnya fasilitas ini memanfaatkan fiber optic sebagai sarananya (walaupun ada juga yang menggunakan twisted pair).
Topologi STAR
Topologi jaringan ini banyak digunakan di berbagai tempat, karena kemudahan untuk menambah, mengurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.
Dengan ada ‘hub’, maka beberapa komputer dapat terhubung dengan sumber daya jaringan secara mudah.
Dengan kabel UTP dan connector, dengan mudah dibuat sistem jaringan.
Masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub.
Keunggulan :
Adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.
Gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server
Kelemahan :
kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
Topologi Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.
Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral).
Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.
Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
Topologi TREE Sebuah jaringan bisa jadi merupakan kombinasi dari dua atau tiga topologi di atas. Misalnya saja ada yang menyebut tree topology, dimana sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.
Sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.Pada gambar : backbone memanfaatkan linear bus topology. Untuk menghubungkan client atau node memanfaatkan star topology.
Peer artinya rekan sekerja
Adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer.
Adalah suatu model di mana setiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai PC lain.
Dikenal sebagai workgroup. Dimana setiap komputer dalam satu jaringan dikelompokkan dalam satu kelompok kerja
Pertukaran data dalam jaringan ini dapat dilakukan dua komputer atau beberapa komputer dalam satu area kerja. Jaringan ini bisa dibuat menghubungkan dua komputer melalaui kabel jaringan tipe crossover (khusus dua komputer), atau menggunakan kabel straight yang terhubung dengan hub atau switch (untuk komputer satu area)
Kelebihan :
Dapat saling berbagi pakai file data (sharing) dengan komputer yang lain
tanpa harus ada hak akses untuk menggunakan jaringan tersebut.
Tidak ada perbedaan yang mencolok antara hubungan kedua workstation
Biaya operasional lebih murah karena hanya menggunakan kabel yang sedikit
Jaringan tidak bergantung pada satu server dalam mengakses data pada komputer lain
Kekurangan :
Keamanan data pada masing-masing komputer ditentukan
oleh pengguna yang memiliki atau menggunakan komputer tersebut
Penggunaan processor dan RAM akan menjadi berlebih jika
komputer tersebut diakses oleh pengguna yang lain saat menjalankan program atau mengakses data. Komputer akan terasa lebih lambat
Apabila terdapat kesalahan jaringan yang menyebabkan
hubungan jaringan jaringan terputus, maka pengguna yang lain tidak dapat mengakses komputer tersebut
Model Jaringan Client – Server : Terdiri dari sejumlah komputer dengan memakai satu atau beberapa komputer dijadikan server dan dihubungkan dengan sejumlah komputer client. Jadi pada jaringan ini bisa terdapat satu atau lebih dari satu server untuk mengendalikan beberapa komputer client.
Jenis Layanan Client - Server
File Server
Memberikan layanan fungsi pengelolaan file.
Print Server
Memberikan layanan fungsi pencetakan file / dokumen.
Database Server
Proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan.
DIP (Document Information Processing)
Memberikan layanan fungsi penyimpanan, manajemen, dan pengambilan data.
Kelebihan :
Mempunyai sistem keamanan yang lebih baik daripada jaringan
peer to peer
Sistem pada komputer client menjadi lebih stabil karena semua hal
yang berhubungan dengan administrasi jaringan sepenuhnya terpusat dan dilakukan oleh komputer server
Kecepatan akses jaringan lebih tinggi dikarenakan semua beban
tugas seluruhnya ditanggung oleh komputer server
Pengelolaan file-file data lebih mudah karena mempunyai sistem
backup data yang lebih baik dibandingkan dengan peer to peer
Kekurangan :
Komputer server harus memiliki spesifikasi khusus sebagai server dan
harus memiliki kemampuan lebih sebab seluruh aktivitas jaringan tergantung pada server
Apabila terjadi masalah atau gangguan pada server, maka seluruh
aktivitas jaringan dapat terganggu
Memerlukan biaya operasional yang tidak sedikit
Membutuhkan seorang administrator bagi pengelolaan system
Hybrid
Menghubungkan antara jaringan wired (kabel) dengan jaringan wireless (tanpa kabel) menggunakan akses point.
Untuk menghubungkan jaringan ini membutuhkan switch sebagai penghubung akses point.
User dapat mengakses sumber daya yang di-share oleh jaringan peer-to-peer, dan secara bersamaan dapat menggunakan sumber daya yang disediakan oleh server
Kelebihan menggunakan Bridge :
Lebih mudah dalam pemasangan dan perawatan
Harga lebih murah dan cukup sederhana dibandingkan Router.
Mampu menangani Traffic yang lebih tinggi.
Kelemahan Bridge :
Alamat fisik bridge pada suatu stasiun dalam jaringan harus berbeda dengan yang lainnya.
Dapat menyebabkan Traffic melebihi kapasitas medium jaringan.
Kesalahan dalam mengkonfigurasi bridge menyebabkan bridge memutar frame tanpa henti
lebih cocok pada jaringan dengan volume traffic relatif rendah.
5.ROUTER
Router merupakan suatu alat atau program aplikasi yang berfungsi menentukan pada titik mana suatu paket data harus diteruskan kejaringan yang lain. Router akan memilih jalan yang terdekat untuk melewatkan [aket aplikasi data. Aplikasi – aplikasi yang berada pada router jika telah terinstal pada sebuah komputer dinamakan PC Router.
Router bekerja pada level OSI Network Layer. Router memiliki kemampuan yang lebih baik dari pada Bridge karena fungsi utama Router adalah untuk me- Routing kan ( mengarahkan ) paket – paket data dengan suatu segmen jaringan yang berbeda. Pada hubungan jaringan yang lebih global seperti internet.
Kelebihan Router :
Dapat digunakan pada topologi jaringan apapun.
Pada Router terdapat traffic broadcast yang dapat memperkecil beban
network.
Lebih mudah dikonfigurasi dibandingkan Bridge.
Dapat menentukan jalur optimal antar 2 sistem dan mengatur prioritas antar
protokol
Kelemahan Router :
Router hanya mampu meneruskan traffic yang sesuai dengan protokol
yang diimplementasikan padanya saja
Lebih kompleks dan pemprosesan lebih besar dari pada bridge
Pemindahan suatu mesin dapat merubah alamat network tersebut.
Keuntungan Modem Internal :
Mudah dalam pemasangan
Tidak menggunakan banyak kabel
Harga lebih murah
Keuntungan Modem Eksternal :
Tidak menggunakan slot komputer
Terpisah dari komputer
Mudah dipindah tempatkan
Aman dari gangguan petir
JARINGAN KOMPUTER
Metropolitan Area Network
1.meliputi area yang lebih besar dari LAN,
2.misalnya antar wilayah dalam satu propinsi.
3.Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan
4.kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar
5.Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana
6.beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya
Local Area Network
Beroperasi pada area yang terbatas
Koneksi peralatan berdekatan
Menyediakan fulltime konektifitas
Kendali jaringan dibawah administratsi lokal