UNIVERSITAS PAMULANG

TEKHNIK INFORMATIKA

slideshow_herman

Minggu, 28 Maret 2010

1.2. BAHASA DALAM DBMS.

1.2. Bahasa dalam DBMS.
       Bahasa yang digunakan dalam DBMS di antaranya adalah DDL,DML dan DCL.

1.2.1. Data Definition Languange (DDL).
          Hasil dari perintah DDL adalah suatu set dari tabel yang disimpan dalam file khusus yang disenut data dictionary/directory. Fungsi DDL adalah mengcreate tabel, mengindex tabel dan melakukan modify.

1.2.2. Data Manipulation Languange (DML).
          DML merupakan bahasa yang memperolehkan pemakai untuk akses atau manipulasi data seperti yang telah di organisasikan sebelumnya dalam model data tepat. fungsi DML melakukan manipulasi dan pengambilan data dan ke suatu database Management System.
Ada dua tipe data dari DML, Yaitu :
  1. Prosedural. Tipe ini menuntut pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana mendapatkannya. Contohnya : pada D Base III +, Fox Base, dll.
  2. Nonprosedural. Tipe ini menuntut pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa  mengspesifisikan bagaimana mendapatkannya. Contohnya : pada SQL,QBE,dll.      
1.2.3. DCL (Data Control Language).
         DCL berfungsi melakukan pengamanan database. Hal ini akan dibahas secara khusus dalam keamanan basis data (Security Database).

1.3. FUNGSI DBMS.
      DBMS dapat mengelolah  pendefinisian data. antara lain berupa:
  1. Data  Definition (DBMS harus dapat mengolah  pendefinisian data).
  2. Data Manipulation (DBMS  harsu dapat menangani permintaan-permintaan dari pemakai untuk mengakses data).
  3. Data security & Integriry (DBMS harus dapat memeriksa securitas dan integritas data yang didefinisikan oleh DBA).
  4. Data recovery & concurrency (DBMS harus dapat menangani kegagalan-kegagalan pengaksesan databse yang dapat disebabkan oleh kesalahan system, kerusakan disk, dan sebagainya).
  5. DBMS harus dapat mengontrol pengaksesan data yang konkuren, yaitu bila satu data diakses secara bersamaan-sama lebih dari satu pemakai pada saat bersamaan.
  6. Data dictionary (DBMS harus dapat menyajikan data dictionary).
  7. Performance (DBMS harus menangani unjuk kerja dari semua fungsi seefisen mungkin).
1.4. KOMPONEN SEBUAH DBMS.

        Kita dapat mengilustrasikan 5 komponen dalam DBMS sebagai berikut :
Gambar 1.1 Lima komponen DBMS.
 
Kelima kpmponen tersebut dapat diklasifikasikan menjadi:
  • Hardware dan Software yang berfungsi sebagai mesin.
  • People dan prosedures yang merupakan manusia dan tatacara menggunakan mesin.
  • Data merupakan jembatan penghubung antara manusia dan mesin agar terjadi suatu proses pengolahan data.
1.4.1. Hardware ( Perangkat Keras ).
        DBMS dan software aplikasinya membutuhkan perangkat keras (hardware) untuk bekerja dan berfungsi dengan baik, perangkat keras dapat berupa personal komputer (PC) yang stand alone sampai kepada suatu mainframe yang terkoneksi dalam suatu jaringan. perangkat keras umumnya akan menyesuaikan diri dengan kebutuhan suatu organisasi dan DBMS.
        DBMS suatu saat bisa saja membutuhkan main memori dan media penyimpanan sekunder berupa disk dalam jumlah yang minimn namum konfigurasi yang minimum tersebut tidak dapat menghasilkan keluaran yang optimal.







 

1.1.2. DATA - Semester IV.

1.1.2.  DATA.

   Pada umumnya para pakar mendifinisikan data sesuai dengan bidang ilmu yang digelutinya, diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Data adalah  deskripsi dari benda-benda dan kejadian-kejadian yang selalu hadapi sehari-sehari.
  2. Data adalah sekumpulan deskripsi dar benda-benda (resources) dan kejadian-kejadian (transaksi-transaksi) yang selau berinteraksi sehari-sehari.
  3. Data adalah sekumpulan dari fakta-fakta atau figur-figur.
1.1.3 INFORMASI.

     Informasi merupakan suatu  istilah yang sudah tidak asing lagi bagi.kita. Banyak orang yang sering menggunakan istilah informatikan tersebut dalam aktifitas sehari-sehari, namun menjadi suatu hal yang sangat sulit bagi mereka ketika ditanya apa definisi Informatika itu. Beberapa ahli Informatika  mendifinisikan informatika sebagai berikut :
  1. Informatika merupakan satu pengetahuan yang diperoleh dari data.
  2. Informatika merupakan data yang ditempatkan yang di dalam konteks.
  3. Informatika merupakan sejumlah ketidak pastian yang akan berkurang ketika suatu pesan  menerima.
  4. Informatika akan membuat perbedaan dari keadaan sebelumnya (sebelum informatika tersebut diterima).
1.1.4. BASIS DATA/DATA BASE.
   
   Beberapa definisi basis data dari para pakar di bidangnya, antara lain :
  1. Database adalah sekumpulan data store (bisa dalam jumlah yang sangat besar) yang tersimpan dalam magnetik disk, optikal disk, magnetic drum atau media penyimpanan sekunder lainnya.
  2. Database adalah sekumpulan program-program aplikasi umum yang bersifat " batch" yang mengeksekusi dan memproses data secara umum(seperti: pencarian, peremajaan, penambahan, dan penghapusan terhadap data).
  3. Database terdiri dari data yang akan digunakan atau diperuntukan terhadap banyak 'user', dimana masing-masing ' user' (baik menggunakan pemrosesan yang bersifat batch atau on-line) akan menggunakan data tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan 'user' lain dapat juga menggunakan data tersebut dalam waktu yang bersamaan.
  4. Database adalah koleksi terpadu dari data-data yang saking berkaitan dari suatu enterprise (perusahaan,instansi pemerintahan, atau swasta) sebagai ilustrasinya :                        
    a. Database perusahaan manufaktur akan terdiri dari data perencanaan produksi,
       data warehouse, data produksi aktual, data kualitas produksi, data pemesanan materia
       data pengiriman hasil produksi. dll.
    b. Databse rumah sakit akan terdiri dari data-data pasien, karyawan, dokter, dan perawat.
    c. Database universitas akan terdiri dari data-data mahasiswa, dosen, karyawan, dan alumi.

1.1.5. DBMS ( databse management sistem).
   
  DBMS : Sekumpulan program yang digunakan untuk menyimpan, memodifikasi .dan mengekstrak,- informasi dari sebuah basis data. Mendefinisikan data baru , serta mengelolah data menjadi informasi yang di butuhkan (DBMS= Database+Program untilitas).

   Tujuan utama dari DBMS adalah  untuk menyediakan suatu lingkungan yang mudah dan efisien untuk penggunaan penarikan, dan penyimpanan data dan informasi.

a. Pendefinisian struktur penyimpanan.
b. Penyediaan mekanisme untuk manipulasi informasi.
c. Oenyediaan keamanan dalam penarikan dan penyimpanan data dan informasi.

    Dibandingkan dengan sistem tradisional yang berbasis kertas, DBMS memiliki empat keunggulan, yaitu:
  1. Kepraktisan.  Sistem yang berbasis kertas akan menggunakan kertas yang sangat banyak untuk menyimpan informasi, sedangkan DBMS menggunakan media penyimpanan sekunder yang berukuran kecil  tetapi padat informasinya.
  2. Kecepatan.  Mesin dapat mengambil atau mengubah data jauh lebih cepat dari pada manusia.
  3. Mengurangi Kejemuan.  Orang cenderung menjadi bosan kalau melakukan tindakan-tindakan berulang yang menggunakan tangan (misalnya harus mengganti informasi).
  4. Kekinian. Informasi yang tersedia pada DBMS akan bersifat mutakhir dan akurat setiap saat. 
          Keuntungan basis data terhadap pemrosesan berkas adalah dalam hal sebagai berikut:
  • Kemubaziran data terkurangi
  • Integritas data dapat selau terjaga.
  • Independensi data dapat selalu terjaga.
  • Kosisetensi data dapat selau terjaga.
  • Berbagi data dapat selalu dilakukan oleh setiap "user"
  • Sekuriti data lebih mudah dilakukan.
  • Penggunaan data lebih mudah.

1.1. Pengantar Sistim Basis Data

 1.1. Defenisi.

> Sistim   : Dapat memahami atau mendieinisikan sebuah sistem, terdapat dua pendekatan yang dapat digunakan untuk menerangkannya. yaitu dengan pendekatan prosedur dan pendekatan komponen atau elemennya.

>Prosedur : Rangkaian operasi klerikal(tulisan-menulis), yang melibatkan beberapa orang di dalam satu atau lebih department yang digunakan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi serta untuk menyelesaikan suatu kegiatan tertentu", Ururtan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa(what) yang harus dikerjakan, siapa(who) yang mengerjakannya, kapan(when) dikerjakan, dan bagaimana (how) mengerjakannya.

>Komponen/Elemen : "Kumpulan komponen yang saling berkaitan dam bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu". suatu sistem dapat terdiri dari beberapa sub-sub sistem yang lebih kecil.
     Contohnya : sistem komputer terdiri dari subsistem hard,ware, subsistem sofware, subsistem framware, dan subsistem hardware, dengan elemen-elemennya dasar sebagai komponennya. seperti central processor unit, Memori utama, peralatan Input/Output, serta sistem Interkoneksi, sementara itu terdapat juga beberapa definisi yang dapat di jadikan sebagai acuan yaitu:
  1. Sistem (dipandang dari PDE) adalah sekumpulan manusia, mesin,dan metode yang terorganisir untuk mencapai  suatu sasaran yang sepesifik.
  2. Sistem Komputer adalah perangkat komputer bersama dengan peralatan Input/Output dan beberapa program yang diperlukan untuk mengoperasionalkannya dalam tujuan tertentu.
   Suatu sistem dibangun dengan maksud untuk mencapai suatu tujuan(goal) atau mencapai suatu sasaran (objectives) Goal meliputi ruang lingkup yang luas, sedangkan Objectives meliputi ruang lingkup yang sempit.

Jumat, 12 Februari 2010

Pengantar World Wide Web

Pengantar World Wide Web

Dokumen ini berisi berbagai penjelasan mengenai World Wide Web mulai dari pengertian internet,  

sejarah bagaimana awal mula ditemukannya World Wide Web juga berbagai istilah dalam 

internet serta unsur-unsur yang terdapat dalam Web Site.

 A.    Internet

1.     Pengertian Internet

2.     Sejarah Internet

3.     Manfaat Internet

B.    Web Site atau Situs

1.     Pengertian Web Site atau Situs

2.     Unsur-Unsur Web Site atau Situs

3.     Pemeliharaan Web Site atau Situs


A.Internet

1.Pengertian Internet

Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.

2. Sejarah internet

Berikut sejarah kemunculan dan perkembangan internet.

Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan "at" atau "pada". Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 lebih.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.

3. Manfaat internet

Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke internet .Berikut ini sebagian dari apa yang tersedia di internet: 1. Informasi untuk kehidupan pribadi :kesehatan, rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani, sosial. 2. Informasi untuk kehidupan profesional/pekerja :sains, teknologi, perdagangan, saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, berbagai forum komunikasi.

Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu.
Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, sudah waktunya para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia.

B. Web Site atau Situs

1.Pengertian Web Site atau Situs

Situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, gambar gerak, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan link-link.


2. Unsur-Unsur Web Site atau Situs

Untuk membangun situs diperlukan beberapa unsur yang harus ada agar situs dapat berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan. Unsur-unsur yang harus ada dalam situs antara lain:

a. Domain Name.
Domain name atau biasa disebut nama domain adalah alamat permanen situs di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah situs atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan situs kita pada dunia internet. Istilah yang umum digunakan adalah URL. Contoh sebuah URL adalah http://www.yahoo.com--dapat juga tanpa www--
Ada banyak macam nama domain yang dapat kita pilih sesuai dengan keinginan. Berikut beberapa nama domain yang sering digunakan dan tersedia di internet:
    1. Generic Domains

Merupakan domain name yang berakhiran dengan .Com .Net .Org .Edu .Mil atau .Gov. Jenis domain ini sering juga disebut top level domain dan domain ini tidak berafiliasi berdasarkan negara, sehingga siapapun dapat mendaftar.

Ø.com : merupakan top level domain yang ditujukan untuk kebutuhan "commercial".

Ø.edu : merupakan domain yang ditujukan untuk kebutuhan dunia pendidikan (education)

Ø.gov : merupakan domain untuk pemerintahan (government)

Ø.mil : merupakan domain untuk kebutuhan angkatan bersenjata (military)

Ø.org : domain untuk organisasi atau lembaga non profit (Organization).

    2. Country-Specific Domains

Yaitu domain yang berkaitan dengan dua huruf ekstensi, dan sering juga disebut second level domain, seperti .id(Indonesia), .au(Australia), .jp(Jepang) dan lain lain. Domain ini dioperasikan dan di daftarkan dimasing negara. Di Indonesia, domain-domain ini berakhiran, .co.id, .ac.id, .go.id, .mil.id, .or.id, dan pada akhir-akhir ini ditambah dengan war.net.id, .mil.id, dan web.id. Penggunaan dari masing-masing akhiran tersebut berbeda tergantung pengguna dan pengunaannya, antara lain:

Ø.co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah

Ø.ac.id : Untuk Lembaga Pendidikan

Ø.go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia

Ø.mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia

Ø.or.id : Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam kategori "ac.id","co.id","go.id","mil.id" dan lain

Ø.war.net.id : untuk industri warung internet di Indonesia

Ø.sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan seperti SD, SMP dan atau SMU

Ø.web.id : Ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yang melakukan kegiatannya di Worl Wide Web.

Nama domain dari tiap-tiap situs di seluruh dunia tidak ada yang sama sehingga tidak ada satupun situs yang akan dijumpai tertukar nama atau tertukar halaman situsnya. Untuk memperoleh nama dilakukan penyewaan domain, biasanya dalam jangka tertentu(tahunan).

b. Hosting
Hosting dapat diartikan sebagai ruangan yang terdapat dalam harddisk tempat menyimpan berbagai data, file-file, gambar dan lain sebagainya yang akan ditampilkan di situs. Besarnya data yang bisa dimasukkan tergantung dari besarnya hosting yang disewa/dipunyai, semakin besar hosting semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam situs.
Hosting juga diperoleh dengan menyewa. Besarnya hosting ditentukan ruangan harddisk dengan ukuran MB(Mega Byte) atau GB(Giga Byte). Lama penyewaan hosting rata-rata dihitung per tahun. Penyewaan hosting dilakukan dari perusahaan-perusahaan penyewa web hosting yang banyak dijumpai baik di Indonesia maupun Luar Negri.
c. Scripts/Bahasa Program
Adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam situs yang pada saat diakses. Jenis scripts sangat menentukan statis, dinamis atau interaktifnya sebuah situs. Semakin banyak ragam scripts yang digunakan maka akan terlihat situs semakin dinamis, dan interaktif serta terlihat bagus. Bagusnya situs dapat terlihat dengan tanggapan pengunjung serta frekwensi kunjungan.
Beragam scripts saat ini telah hadir untuk mendukung kualitas situs. Jenis jenis scripts yang banyak dipakai para designer antara lain HTML, ASP, PHP, JSP, Java Scripts, Java applets dsb. Bahasa dasar yang dipakai setiap situs adalah HTML sedangkan ASP dan lainnya merupakan bahasa pendukung yang bertindak sebagai pengatur dinamis, dan interaktifnya situs.
Scripts ASP, PHP, JSP atau lainnya bisa dibuat sendiri, bisa juga dibeli dari para penjual scripts yang biasanya berada di luar negri. Harga Scripts rata-rata sangat mahal karena sulitnya membuat, biasanya mencapai puluhan juta. Scripts ini biasanya digunakan untuk membangun portal berita, artikel, forum diskusi, buku tamu, anggota organisasi, email, mailing list dan lain sebagainya yang memerlukan update setiap saat.
d. Design Web
Setelah melakukan penyewaan domain dan hosting serta penguasaan scripts, unsur situs yang paling penting dan utama adalah design. Design web sangat menentukan kualitas dan keindahan situs. Design sangat berpengaruh kepada penilaian pengunjung akan bagus tidaknya sebuah web site.
Untuk membuat situs biasanya dapat dilakukan sendiri atau menyewa jasa web designer. Saat ini sangat banyak jasa web designer, terutama di kota-kota besar. Perlu diketahui bahwa kualitas situs sangat ditentukan oleh kualitas designer. Semakin banyak penguasaan web designer tentang beragam program/software pendukung pembuatan situs maka akan dihasilkan situs yang semakin berkualitas, demikian pula sebaliknya. Jasa web designer ini yang umumnya memerlukan biaya yang tertinggi dari seluruh biaya pembangunan situs dan semuanya itu tergantung kualitas designer.

e. Publikasi
Keberadaan situs tidak ada gunanya dibangun tanpa dikunjungi atau dikenal oleh masyarakat atau pengunjung internet. Karena efektif tidaknya situs sangat tergantung dari besarnya pengunjung dan komentar yang masuk. Untuk mengenalkan situs kepada masyarakat memerlukan apa yang disebut publikasi atau promosi. Publikasi situs di masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan pamlet-pamlet, selebaran, baliho dan lain sebagainya tapi cara ini bisa dikatakan masih kurang efektif dan sangat terbatas. cara yang biasanya dilakukan dan paling efektif dengan tak terbatas ruang atau waktu adalah publikasi langsung di internet melalui search engine-search engine (mesin pencari, spt : Yahoo, Google, Search Indonesia, dsb)
Cara publikasi di search engine ada yang gratis dan ada pula yang membayar. Yang gratis biasanya terbatas dan cukup lama untuk bisa masuk dan dikenali di search engine terkenal seperti Yahoo atau Google. Cara efektif publikasi adalah dengan membayar, walaupun harus sedikit mengeluarkan akan tetapi situs cepat masuk ke search engine dan dikenal oleh pengunjung.

3. Pemeliharaan Web Site atau Situs

Untuk mendukung kelanjutan dari situs diperlukan pemeliharaan setiap waktu sesuai yang diinginkan seperti penambahan informasi, berita, artikel, link, gambar atau lain sebagainya. Tanpa pemeliharaan yang baik situs akan terkesan membosankan atau monoton juga akan segera ditinggal pengunjung.

Pemeliharaan situs dapat dilakukan per periode tertentu seperti tiap hari, tiap minggu atau tiap bulan sekali secara rutin atau secara periodik saja tergantung kebutuhan (tidak rutin). Pemeliharaan rutin biasanya dipakai oleh situs-situs berita, penyedia artikel, organisasi atau lembaga pemerintah. Sedangkan pemeliharaan periodik biasanya untuk situs-situs pribadi, penjualan/e-commerce, dan lain sebagainya.

A.Internet

A.Internet

1.Pengertian Internet

Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif. 

 

PEMBAGIAN TCP/IP





PEMBAGIAN TCP/IP


1. WAN (Wide Area Network) IPnya = 0 s/d 127 (seluruh Indonesia/negara)
2. MAN (Metropolitan Area Network) IPnya = 128 s/d 191 (antar wilaya dalam propinsi)
3. LAN (Local Area Network ) IPnya = 192 s/d 123 (antar gedung)
4. Multicast = 224 s/d 239
5. Experimental/extended = 240 s/d 255


CONTOH


KELAS A (WAN) B (MAN) C (LAN) D
JARINGAN 5 . 0 . 0 . 0 167.205.0.0 192.168.2.0 224.0.0.9
NETMASK 255.0.0.0 255.255.0.0 255.255.255.0
BROADCAST 5.255.255.255 167.205.255.255 192.168.2.255 224.0.0.9


IP Address dilihat dengan jumlah network dan hostnya :
CLASS RANGE OKTET PERTAMA JUMLAH NETWORK JUMLAH HOST

A 1 - 126 128 (2 reserved) 16.777.214
B 128 - 191 16.384 65.534
C 192 - 223 2.097.152 254

Perhatikan IP Address berikut : 132.163.128.17
:: Kelas berapakah IP address tersebut ?

Jawab :
CLASS B (karena oktet pertama-nya berada pada range 128 - 191)
:: Manakah yang merupakan Network ID-nya ?
Jawab :
Karena kelas B network ID-nya adalah oktet pertama dan kedua,
maka network ID dari alamat tersebut adalah 132.163
:: Manakah yang merupakan Host ID-nya ?
Jawab :
Karena kelas B Host ID-nya adalah oktet ketiga dan ke-empat,
maka network ID dari alamat tersebut adalah 128.17
Sekarang akan kita bahas peranan dan fungsi Network dan Host ID ini.

CLASS A
Jika dalam jaringan, sebuah komputer mempunyai IP Address kelas A, misalkan : 10.1.1.1 maka yang merupakan nomor Network ID-nya adalah 10 dan nomor Host ID-nya adalah 1.1.1 sehingga jika dilihat format Network dan host ID-nya adalah : nnn.hhh.hhh.hhh
catatan : nnn = network, hhh = host
Artinya, dalam jaringan komputer kelas A mereka bisa saling berkomunikasi jika nomor Network ID satu dengan yang lainnya sama, walau nomor Host ID-nya berbeda-beda, itulah mengapa untuk kelas A bisa terkoneksi sebanyak 16.777.214 komputer/host untuk satu nomor Network ID.
Contoh :
IP Address 10.1.1.1 bisa berkomunikasi langsung dengan IP Address 10.2.2.2, 10.3.3.3 atau bahkan dengan 10.254.254.254 tetapi tidak bisa berkomunikasi langsung dengan IP Address 1.1.1.1

CLASS B
Jika dalam jaringan, sebuah komputer mempunyai IP Address kelas B, misalkan : 128.17.1.1 maka yang merupakan nomor Network ID-nya adalah 128.17 dan nomor Host ID-nya adalah 1.1 sehingga jika dilihat format Network dan host ID-nya adalah : nnn.nnn.hhh.hhh
Artinya jika kita mempunyai sebuah IP Address 128.1.1.1 maka hanya bisa berkomunikasi langsung dengan alamat berformat 128.1.x.x misal dengan 128.1.2.1 tetapi tidak bisa dengan 128.2.1.1. Sehingga jumlah host yang bisa terhubung dengan kelas B ini adalah 65.534

CLASS C
Jika dalam jaringan, sebuah komputer mempunyai IP Address kelas C, misalkan : 192.168.1.1 maka yang merupakan nomor Network ID-nya adalah 192.168.1 dan nomor Host ID-nya adalah 1 sehingga jika dilihat format Network dan host ID-nya adalah : nnn.nnn.nnn.hhh
Artinya jika kita mempunyai sebuah IP Address 192.168.1.1 maka hanya bisa berkomunikasi langsung dengan alamat berformat 192.168.1.x misal dengan 192.168.1.1 tetapi tidak bisa dengan 192.168.2.1. apalagi ke lain kelas 10.10.10.1
Sehingga jumlah host yang bisa terhubung dengan satu format kelas C ini adalah 254.

Gambar :NetworkTopologies.png

Topologi pohon

Topologi pohon

Langsung ke: navigasi, cari
Topologi Jaringan Pohon (Tree)
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .

Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). 
 
Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

Topologi jala/mest

Topologi jala


(Dialihkan dari Topologi mesh)
Langsung ke: navigasi, cari
 
Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).
Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 = 4 port (lihat gambar).
Dengan bentuk hubungan seperti itu, topologi mesh memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Meskipun demikian, topologi mesh bukannya tanpa kekurangan. Beberapa kekurangan yang dapat dicatat yaitu:
  • Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
  • Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
  • Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk jaringan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network).

Topologi bus

Topologi bus

Langsung ke: navigasi, cari
Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel.
Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi.
Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.

* Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
*Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).

Topologi cincin

Topologi cincin


Langsung ke: navigasi, cari
 
Gambar menunjukkan diagram jaringan cincin
Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.

Topologi bintang

Topologi bintang

Langsung ke: navigasi, cari
 
Topologi bintang
 
Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Kelebihan

  • Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi.
  • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
  • Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.

Kekurangan

  • Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.

Penanganan

  • Perlunya disiapkan node tengah cadangan.

Perhitungan IP Address

Sistem Operasi Komputer

  • Pengertian Operating System (OS) dan Prosesor Komputer


Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.

Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi

Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

HASILKAN UANG Rp.2.805.385 DALAM 30 MENIT
Tanpa Kerja Cuma Mengetik 30 Menit. BUKTIKAN !


Mau PENGHASILAN TAMBAHAN yg Terus Meningkat?
Kini, Siapapun pun juga bisa menjadi JUTAWAN..


HANYA 50 Rb SISTEM PENGHASIL UANG OTOMATIS-NEW
Mudah Hasilkan Uang Dgn Sistem Uang Otomatis New V


Bisnis Mandiri Dari Rumah
Bisnis Mandiri, Untung 100% Rp150rb. DIJAMIN!


Software penghasil uang ,bisa DIJALANKAN dari HP
Smart machine system . income hingga 500rb/hari


cara cepat dpat duit dari internet,hp juga bisa
Cocok bagi pemula,dibimbing sampai bisa


Software Penghasil Uang Otomatis
Bekerja 24 jam nonstop, Pemula Bisa! Double Profi


Pemula jadi Kaya CUMA 75rb ,Dari handphone bisa an
SOFTWARE Pengumpul UANG ATM,BRI,BNI,MANDIRI,BCA,Ju


MAU Rp.400.000 PER HARI??BAHKAN LEBIH??(GARANSI!!)
Software Penghasil Uang Otomatis.Bergaransi!


BISNIS MUDAH,CEPAT,PRAKTIS
Bisnis mudah,praktis dilengkapi dengan buku pandua


Cara Jitu Bisnis Online
Dapatkan 100% Hak Jual Menjadi Milik Anda


Membangun Kerajaan Uang
Temukan langkah-langkah nyata membangaun kerajaan



Kumpul Blogger.com

1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS

Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.

Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas proses dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.

Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.

Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).



Kamis, 11 Februari 2010

KONSEP JARINGAN KOMPUTER

KONSEP JARINGAN KOMPUTER


Pendahuluan
Pada modul ini dibahas mengenai cara membangun jaringan komputer, hal-hal yang dibutuhkan dalam pembangunan jaringan komputer dan implementasi jaringan komputer pada komputer Windows. Setelah akhir modul diharapkan peserta memiliki kemampuan mengenai :

1. Pengertian jaringan dan konsep client-server
2. Bentuk-bentuk topologi jaringan komputer
3. Jenis-jenis kabel yang digunakan pada jaringan komputer

Modul ini dalam 4 sub pokok bahasan yaitu :
1. Konsep jaringan Komputer
2. Konsep Client Server
3. Topologi Jaringan
4. Media Fisik Jaringan

1.1 Konsep Jaringan Komputer

Computer Network, atau jaringan komputer, merupakan sekumpulan komputer yang dihubungkan melalui media fisik dan software yang memfasilitasi komunikasi antara komputer-komputer tersebut. Dengan demikian sebuah jaringan komputer yang sangat sederhana bisa digambarkan seperti gambar berikut.

Gambar Jaringan komputer sederhana
Pada gambar terlihat bahwa komputer 1 dan komputer 2 terhubung melalui media fisik. Komunikasi antara keduanya berlangsung melalui media fisik tersebut. Media fisik ini bisa berupa kabel, ataupun udara yang menjadi media bagi komunikasi elektromagnetik. Masing-masing komputer terhubung melalui media fisik dengan menggunakan kartu jaringan (network interface card = NIC) atau di pasaran biasa disebut Ethernet Card. Segala proses transmisi melalui media fisik akan melalui NIC tersebut.

Bila jaringan komputer ini terdiri dari cukup banyak komputer yang menempati suatu area lokal, maka jaringan ini dinamakan jaringan komputer lokal (Local Area Network). Beberapa jaringan lokal yang digabungkan dan menempati area yang cukup luas dinamakan sebagai Wide Area Network (WAN).
Mengapa Dibutuhkan Jaringan Komputer ?
Organisasi menggunakan jaringan komputer untuk melakukan sharing resource dan untuk komunikasi online antar komputer/orang. Yang dimaksud dengan resource disini termasuk disk drive, hard disk, printer, komunikasi online termasuk aplikasi dan e-mail.

Printer dan periferal lain
Sebelum adanya jaringan, setiap orang harus memiliki atau memasang printer pada komputer masing-masing. Disini satu-satunya cara untuk men-share printer adalah dengan duduk pada komputer yang memiliki printer. Setelah adanya jaringan, maka dimungkinkan beberapa orang men-share dan mengakses data secara bersamaan. Apabila beberapa orang membutuhkan printer, maka mereka dapat menggunakan printer yang tersedia di jaringan.

Data
  • Sebelum adanya jaringan, orang yang ingin sharing informasi terbatas pada hal-hal sebagai berikut :Melalui telpon atau media komunikasi suara lain.
  •  Menulis memo
  •  Menyimpan data pada floppy disk dan mengopi data tersebut ke komputer yang membutuhkan.
Aplikasi
Jaringan dapat digunakan untuk standarisasi aplikasi sehingga semua user menggunakan jenis dan versi aplikasi yang sama. Hal ini akan memudahkan manajemen, training dan support yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi.

1.1 Konsep Client – Server
Sesuai dengan namanya, Client-Server berarti adanya pembagian kerja pengolahan data antara client dan server . Saat ini, sebagian besar jaringan menggunakan model client/server.
Secara singkat, jaringan client/server adalah jaringan dimana komputer client bertugas melakukan permintaan data dan server bertugas melayani permintaan tersebut.

Client
User akan membuat permintaan melalui software client. Aplikasi ini berfungsi :
• Memberikan interface bagi user untuk melakukan jobs.
• Format request data ke bentuk yang dapat dimengerti oleh server
• Menampilkan hasil yang diminta pada layar

Komputer client menerima instruksi dari user melalui interface yang disediakan, merubah format instruksi ke bentuk yang dapat dimengerti oleh database server, dan mengirimkannya melalui jaringan ke server yang dituju. Server kemudian akan mengolah request, memilih informasi yang sesuai, dan mengirimkan kembali data hasil pengolahan ke client. Client kemudia mengolah data yang diterima untuk ditampilkan sebagai informasi yang berguna melalui interface yang tersedia.
Server
Pada jaringan client/server, server khusus digunakan untuk pemrosesan, penyimpanan dan manajemen data. Server bertugas menerima request dari client, mengolahnya, dan mengirimkan kembali hasilnya ke client.
Untuk itu, server membutuhkan komputer khusus dengan spesifikasi hardware yang jauh lebih baik dan bertenaga dibandingkan hardware untuk client karena komputer harus mampu melayani :
• Request secara simultan dalam jumlah besar
• Aktivitas manajemen jaringan
• Menjamin keamanan pada resource jaringan

1.3 Topologi Jaringan
Sebuah LAN dapat diimplementasikan dengan berbagai macam topologi. Topologi yang dimaksud di sini merupakan struktur jaringan fisik yang digunakan untuk mengimplementasikan LAN tersebut.
Topologi yang bisa digunakan dalam jaringan komputer adalah :
1. topologi bus,
2. topologi ring,
3. topologi star.

Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Salah satu dari ketiga topologi ini dapat dipilih untuk mengimplementasikan sebuah LAN. Tentunya topologi yang dipilih adalah yang paling sesuai dengan kebutuhan LAN yang sedang dirancang.

1.3.1 Topologi Bus
Topologi bus diimplementasikan dengan menggunakan media fisik berupa kabel koaksial. Topologi ini umumnya digunakan untuk jaringan komputer yang terhubung secara sederhana sehingga komputer-komputer yang terlibat di dalamnya bisa berkomunikasi satu sama lainnya.
Realisasi dari topologi bus ini adalah adanya sebuah jalur utama yang menjadi penghubung antar komputer. Komputer terhubung ke jalur utama melalui sebuah jalur cabang. Ilustrasi mengenai topologi bus ini dapat dilihat pada gambar beikut.

Terlihat jelas dari gambar di atas bahwa komunikasi antara tiap komputer akan melalui jalur utama. Sebagai contoh bila komputer nomor 1 dari kiri mengirimkan data kepada komputer 5, maka data akan melalui jalur cabang milik komputer 1, kemudian melalui jalur utama, dan melalui jalur cabang milik komputer 5 sebelum sampai ke komputer 5. Demikian pula proses komunikasi antar komputer lainnya.
Sebelum mengirimkan data, NIC komputer pengirim akan melihat dahulu apakah jalur transmisi sedang sibuk atau tidak. Apabila jalur sedang sibuk (sedang digunakan oleh komputer lainnya), maka ia akan menunggu selama beberapa waktu yang acak sebelum mencoba mengirimkan data kembali. Data akan dikirimkan begitu ada indikasi bahwa jalur transmisi sedang tidak digunakan. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya bentrokan pada saat transmisi data.

Keuntungan menggunakan topologi bus ini adalah kesederhanaannya. Untuk menambahkan komputer ke jaringan ini, hanya perlu memasang konektor baru. Konektor merupakan alat yang menghubungkan antara jalur utama dengan jalur cabang. Sementara itu, topologi bus juga memiliki kekurangan. Bila jumlah komputernya terus ditambah, maka kemungkinan jalur kosong akan makin kecil, akibatnya proses transmisi data akan makin lambat. Makin banyak jumlah komputer yang menjadi anggota jaringan bertopologi bus ini, makin kecil kemungkinan terjadinya transmisi data. Bahkan pada suatu saat bila jumlah komputer sudah melebihi batas kemampuan jaringan, jaringan tersebut bisa off (koneksi terputus).

Kabel
Kabel yang dibutuhkan untuk topologi Bus adalah kabel coaxial, terdapat 2 jenis kabel coaxial yang dapat dipakai, yaitu :

1. Kabel Coaxial Thinnet ( Kabel RG-58 )
Kabel Coaxial Thinnet atau Kabel RG-58 biasa disebut dengan kabel BNC, singkatan dari British Naval Connector. Sebenarnya BNC adalah nama konektor yang dipakai, bukan nama kabelnya.
Kelebihan menggunakan kabel RG-58 adalah :
  •  Fleksibel, mudah dipakai untuk instalasi dalam ruangan.
  •  Dapat langsung dihubungkan ke komputer menggunakan konektor BNC.
Spesifikasi teknis dari kabel ini adalah :
  •  Mampu menjangkau bentangan maksimum 185 meter.
  •  Impedansi Terminator 50 Ohm. BNC Terminator BNC T BNC ConnetctorBNC TerminatorBNC ConnetctorBNC TKabel koaksial RG-58
2. Kabel Coaxial Thicknet ( Kabel RG-8 )
Kabel Coaxial Thicknet atau Kabel RG-8 adalah kabel coaxial yang dipakai untuk instalasi antar gedung, Spesifikasi kabel ini sama dengan dengan Kabel Coaxial Thinnet, hanya bentuk fisiknya lebih besar. Karena lebih besar, kabel ini dapat menampung data yang lebih banyak sehingga cocok untuk instalasi sebagai backbone jaringan.
Spesifikasi Teknis dari kabel ini adalah :
  •  Mampu menjangkau bentangan maksimum 500 meter.
  •  Impedansi terminator 50 Ohm.
  •  Membutuhkan Transceiver sebelum dihubungkan dengan komputer.
Supaya komputer dapat terhubung ke jaringan thicknet, diperlukan transceiver. Koneksi antara Network Adapter Card dengan transceiver dibuat dengan menggunakan drop cable untuk menghubungkan Transceiver dengan Attachment Unit Interface ( AUI ) pada Network Adapter Card. Interface dari AUI berbentuk DB-15.

Bila dibandingkan antara Thicknet dengan thinnet, instalasi kabel thicknet jauh lebih sulit karena sifatnya lebih kaku dan tidak fleksibel. Tetapi melihat kapasitas data dan jarak yang bisa dijangkau, jenis kabel ini masih menjadi favorit sebagai penghubung antar gedung. BNC ConnetctorBNC ConnetctorThicknetDB 15ke nodeTransceiverTerminatorTransceiver/Drop Cable
Konektor
1. BNC Kabel konektor
Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
2. BNC T konektor
Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3. BNC Barrel konektor
Untuk menyambung 2 kabel BNC.
4. BNC Terminator
Untuk menandai akhir dari topologi bus.

1.3.2 Topologi Ring
Topologi ring merupakan sebuah alternatif yang juga bisa diimplementasikan pada sebuah jaringan komputer. Secara sederhana, sebuah jaringan bertopologi ring dapat diilustrasikan pada gambar di bawah ini.

Pada topologi ring, salah satu komputer pada jaringan ini berfungsi sebagai penghasil token. Token di sini dapat dibayangkan sebagai kendaraan yang berfungsi membawa data melalui media fisik. Token akan membawa data melalui jalur transmisi hingga menemukan tujuannya.
Sebuah token dapat berada dalam dua jenis keadaan yang berbeda, sedang digunakan, atau sedang bebas. Bila sebuah token berada dalam kondisi sedang digunakan, ini berarti token tersebut sedang membawa data. Ini berarti token tersebut sedang digunakan oleh salah satu komputer untuk mengirimkan datanya. Token yang sedang berada dalam keadaan ini akan berkeliling mencari komputer tujuannya. Selama tujuannya belum ditemukan, token ini akan berada dalam keaddan tersebut.
Setelah token menemukan tujuannya, ia akan menyampaikan data yang dibawanya. Kemudian token tersebut akan berada dalam keadaan bebas. Ini berarti token tersebut bisa dibebani dengan data lagi, token tersebut siap untuk membawa data baru. Token yang bebas akan berkeliling lagi untuk menerima tugas untuk membawa data baru.
Keuntungan menggunakan topologi ring ini adalah kemungkinan terjadinya bentrokan dalam transfer data ditiadakan. Kelemahan penggunaan topologi ini adalah harga implementasinya yang relatif lebih mahal. Selain itu tingkat kesulitan untuk menjaga jaringan bertopologi ring juga lebih susah. Karenanya bila ada kerusakan maka untuk memperbaikinya kembali juga susah.
Topologi Ring kurang begitu banyak diimplementasikan karena membutuhkan peralatan yang khusus.


1.3.3 Topologi Star
Topologi star dirancang untuk mengatasi masalah kepadatan jalur komunikasi. Ilustrasi topologi ini disajikan pada gambar di bawah ini :

Metode operasinya mirip dengan metode operasi topologi bus, dengan satu perbedaan mendasar. Bila gambar 5.4 diperhatikan, pada bagian pusat dari topologi ini terdapat sebuah switch. Sebuah switch merupakan sebuah hardware “cerdas” yang digunakan untuk mengantisipasi bentrokan pada saat transmisi data. Semua data akan ditransfer melalui switch.

Switch berfungsi untuk menyediakan sebuah jalur komunikasi virtual antara dua buah komputer yang akan berkomunikasi. Switch mendeteksi bila ada dua buah komputer yang ingin saling berkomunikasi. Kemudian switch akan membuat jalur komunikasi virtual di antara keduanya sehingga data bisa dikirimkan melalui jalur tersebut. Setelah transfer data selesai, jalur virtual ini akan dihancurkan.

Keuntungan yang bisa diperoleh dengan menggunakan topologi star ini adalah efisiensi dalam penggunaan sumber daya jaringan. Sumber daya jaringan digunakan dengan sangat efisien karena jalur virtual bisa dibuat bila diperlukan dan dihancurkan lagi bila tidak digunakan lagi. Namun demikian ditinjau dari segi biaya penggunaan switch tergolong cukup mahal. Sebuah hardware lain yang cukup sering digunakan untuk menggantikan sebuah switch adalah hub. Hub sedikit kurang “cerdas” dibandingkan dengan hub. Namun harga sebuah hub jauh lebih rendah daripada switch.

Kabel
Kabel yang dipakai untuk topologi Star adalah kabel Twisted Pairs. Pada dasarnya twisted pairs adalah kabel yang terdiri dari 2 kabel tembaga terbungkus insulasi yang dipelintir menjadi satu.
Ada 2 jenis kabel twisted pairs, yaitu :
1. Unshielded Twisted Pairs.
2. Shielded Twisted Pairs.
Spesifikasi Teknis dari twisted pairs adalah :
 Jarak terjauh 100 meter.
  •  Dihubungkan dengan konektor RJ-45.
  •  Memiliki beberapa kategori, yaitu : kategori 1, 2, 3, 4, dan 5.
  • Masalah yang dihadapi adalah : crosstalk.

Minggu, 07 Februari 2010

Konsep Dasra Jaringan Komputer


Konsep Dasar Jaringan Komputer

1. Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer beserta dengan peralatan pendukungnya yang saling terhubung dan memungkinkan terjadinya pertukaran data/ informasi tanpa harus memindahkan media penyimpan secara fisik.

Fasilitas Jaringan Komputer :
• Mengakses data/file yang tersimpan di komputer lain secara langsung tanpa disket, CD-ROM atau flash disk.
• Menggunakan periferal yang terpasang di komputer lain misalnya printer.
• Mengirim pesan ke pengguna komputer lain.
• Menjalankan program yang tersimpan di komputer lain.

Manfaat Jaringan Komputer :
• Menghemat biaya karena memungkinkan penggunaan bersama.
• Menghemat kapasitas memori/media penyimpan.
• Memungkinkan pengerjaan proyek secara bersama dalam jaringan.
• Mempermudah dan mempercepat pertukaran informasi.

2. Macam-Macam Jaringan Komputer

a. Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi/Data

• Jaringan Terpusat(Host Based Network)
Karakteristik :
o Komputer induk menyimpan semua data dan program aplikasi serta melaksanakan semua pemrosesan data.
o Komputer terminal hanya sebagai perantara bagi pemakai untuk mengakses komputer induk pada saat mengakses informasi/aplikasi.
o Terminal dapat berupa terminal bisu (tidak memiliki prosesor) atau terminal cerdas (memiliki prosesor sendiri).
Contohnya :
Jaringan di supermarket/bank dalam pengaksesan database(kode dan harga barang/daftar rekening).

• Jaringan Terdistribusi(Distributed Network)
Karakteristik :
o Memiliki beberapa komputer induk sebagai pusat layanan data/ informasi dan program aplikasi dapat diakses dari berbagai terminal.
o Pesan dapat dikirm dari sebuah terminal ke komputer induknya,simpul lain atau terminal lain.



b. Berdasarkan Jangkauan Wilayah Geografis

• LAN ( Local Area Network )
Merupakan bentuk jaringan komputer berjangkauan kecil.Contohnya terdapat di ruang lab,kantor,gedung/kelompok gedung (sekolah,universitas ,dll.) ,warnet,dll.

• MAN ( Metropolitan Area Network )
Merupakan jaringan komputer berjangkauan yang merentang di suatu wilayah metropolitan.Contohnya jaringan telepon lokal,telepon seluler, televisi kabel,dan gabungan sejumlah LAN.

• WAN ( Wide Area Network )
Merupakan jaringan yang mencajup wilayah geografis luas seperti provinsi,pulau,negara,benua atau seluruh dunia(50 Km).Contohnya jaringan telekomunikasi nasional,telekomunikasi seluler dan televisi nasional.

c. Berdasarkan Peranan dan Hubungan Tiap Komputer dalam Proses Pertukaran Data

• Client Server
Merupakan jaringan yang memisahkan antara komputer client (yang mengajukan permintaan data/informasi atau menjalankan program yang tersimpan di server) dan server (yang menyediakan data /informasi).

• Peer to Peer ( P 2 P )
Setiap komputer dapat bertindak sebagai klien ataupun server dan mempunyai fungsi yang sepadan.Biasanya digunakan untuk berbagi (sharing) dokumen dan ruang penyimpan (storage) atau sumber daya lain.

d. Berdasarkan Media Transmisi yang Digunakan

• Jaringan Berkabel
Setiap komputer hanya dapat berkomunikasi dengan komputer lain yang secara fisik terhubung.

• Jaringan Nirkabel
Sinyal yang dikirim berupa gelombang elektromagnetik tanpa menggunakan kabel,sehingga dapat diterima oleh siapapun yang mampu menangkapnya.

Rabu, 03 Februari 2010

macam-macam jaringan protocol

JARINGAN KOMPUTER




Metropolitan Area Network



1.meliputi area yang lebih besar dari LAN,

2.misalnya antar wilayah dalam satu propinsi.

3.Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan

4.kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar

5.Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana

6.beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya



Local Area Network



Beroperasi pada area yang terbatas

Koneksi peralatan berdekatan

Menyediakan fulltime konektifitas

Kendali jaringan dibawah administratsi lokal



Wide Area Network



Beroperasi pada area geografi yang luas

Terdiri dari beberapa jaringan lokal area beberapa daerah

yang saling dihubungkan

Hubungan antar LAN menggunakan teknologi serial

Peralatan jaringan tersebar pada area yang luas



INTERNET



Merupakan jaringan juga

gabungan dari jaringan – jaringan kecil yang ada di dunia yang bergabung menjadi satu jaringan yang besar di dunia.

Dengan policy yang sama memungkinkan beberapa sistem operasi bisa saling berkomunikasi (Analogi : Beberapa suku bangsa saling berkomunikasi menggunakan bahasa komunikasi satu yaitu : Inggris)



KEBUTUHAN KONEKSI INTERNET



Koneksi jaringan, dibutuhkan :

Phisical Connection

PC

Peralatan Jaringan

Modem

Media

Logical Connection

Protocol

Aplikasi untuk membuka layanan di internet (Web Browser)



Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya.

Terdapat beberapa macam topologi jaringan yang umum digunakan, yaitu Bus, Star, Ring, Mesh dan Tree / Hybrid.



Topologi BUS

Topologi RING

Topologi STAR

Topologi MESH



Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada penggunaan kabel Coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya dengan mudah dihubungkan.



Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak diukur dengan benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimal.



Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).



Topologi Bus



Digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.



Keunggulan :

Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.



Kelemahan :

Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka

keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

Memungkinkan terjadinya collusion/tabrakan



Topologi Ring



Topologi ini memanfaatkan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic disalurkan sedemikian rupa sehingga masing-masing node.

Umumnya fasilitas ini memanfaatkan fiber optic sebagai sarananya (walaupun ada juga yang menggunakan twisted pair).

Topologi STAR



Topologi jaringan ini banyak digunakan di berbagai tempat, karena kemudahan untuk menambah, mengurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.

Dengan ada ‘hub’, maka beberapa komputer dapat terhubung dengan sumber daya jaringan secara mudah.

Dengan kabel UTP dan connector, dengan mudah dibuat sistem jaringan.



Masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub.

Keunggulan :

Adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.

Gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server

Kelemahan :

kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.



Topologi Mesh



Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.

Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral).

Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.

Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.







Topologi TREE Sebuah jaringan bisa jadi merupakan kombinasi dari dua atau tiga topologi di atas. Misalnya saja ada yang menyebut tree topology, dimana sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.



Sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.Pada gambar : backbone memanfaatkan linear bus topology. Untuk menghubungkan client atau node memanfaatkan star topology.



Peer artinya rekan sekerja

Adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer.

Adalah suatu model di mana setiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai PC lain.

Dikenal sebagai workgroup. Dimana setiap komputer dalam satu jaringan dikelompokkan dalam satu kelompok kerja

Pertukaran data dalam jaringan ini dapat dilakukan dua komputer atau beberapa komputer dalam satu area kerja. Jaringan ini bisa dibuat menghubungkan dua komputer melalaui kabel jaringan tipe crossover (khusus dua komputer), atau menggunakan kabel straight yang terhubung dengan hub atau switch (untuk komputer satu area)



Kelebihan :

Dapat saling berbagi pakai file data (sharing) dengan komputer yang lain

tanpa harus ada hak akses untuk menggunakan jaringan tersebut.

Tidak ada perbedaan yang mencolok antara hubungan kedua workstation

Biaya operasional lebih murah karena hanya menggunakan kabel yang sedikit

Jaringan tidak bergantung pada satu server dalam mengakses data pada komputer lain



Kekurangan :

Keamanan data pada masing-masing komputer ditentukan

oleh pengguna yang memiliki atau menggunakan komputer tersebut

Penggunaan processor dan RAM akan menjadi berlebih jika

komputer tersebut diakses oleh pengguna yang lain saat menjalankan program atau mengakses data. Komputer akan terasa lebih lambat

Apabila terdapat kesalahan jaringan yang menyebabkan

hubungan jaringan jaringan terputus, maka pengguna yang lain tidak dapat mengakses komputer tersebut





Model Jaringan Client – Server : Terdiri dari sejumlah komputer dengan memakai satu atau beberapa komputer dijadikan server dan dihubungkan dengan sejumlah komputer client. Jadi pada jaringan ini bisa terdapat satu atau lebih dari satu server untuk mengendalikan beberapa komputer client.



Jenis Layanan Client - Server



File Server

Memberikan layanan fungsi pengelolaan file.

Print Server

Memberikan layanan fungsi pencetakan file / dokumen.

Database Server

Proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan.

DIP (Document Information Processing)

Memberikan layanan fungsi penyimpanan, manajemen, dan pengambilan data.



Kelebihan :

Mempunyai sistem keamanan yang lebih baik daripada jaringan

peer to peer

Sistem pada komputer client menjadi lebih stabil karena semua hal

yang berhubungan dengan administrasi jaringan sepenuhnya terpusat dan dilakukan oleh komputer server

Kecepatan akses jaringan lebih tinggi dikarenakan semua beban

tugas seluruhnya ditanggung oleh komputer server

Pengelolaan file-file data lebih mudah karena mempunyai sistem

backup data yang lebih baik dibandingkan dengan peer to peer



Kekurangan :

Komputer server harus memiliki spesifikasi khusus sebagai server dan

harus memiliki kemampuan lebih sebab seluruh aktivitas jaringan tergantung pada server

Apabila terjadi masalah atau gangguan pada server, maka seluruh

aktivitas jaringan dapat terganggu

Memerlukan biaya operasional yang tidak sedikit

Membutuhkan seorang administrator bagi pengelolaan system



Hybrid



Menghubungkan antara jaringan wired (kabel) dengan jaringan wireless (tanpa kabel) menggunakan akses point.

Untuk menghubungkan jaringan ini membutuhkan switch sebagai penghubung akses point.

User dapat mengakses sumber daya yang di-share oleh jaringan peer-to-peer, dan secara bersamaan dapat menggunakan sumber daya yang disediakan oleh server



Kelebihan menggunakan Bridge :

Lebih mudah dalam pemasangan dan perawatan

Harga lebih murah dan cukup sederhana dibandingkan Router.

Mampu menangani Traffic yang lebih tinggi.



Kelemahan Bridge :

Alamat fisik bridge pada suatu stasiun dalam jaringan harus berbeda dengan yang lainnya.

Dapat menyebabkan Traffic melebihi kapasitas medium jaringan.

Kesalahan dalam mengkonfigurasi bridge menyebabkan bridge memutar frame tanpa henti

lebih cocok pada jaringan dengan volume traffic relatif rendah.



5.ROUTER

Router merupakan suatu alat atau program aplikasi yang berfungsi menentukan pada titik mana suatu paket data harus diteruskan kejaringan yang lain. Router akan memilih jalan yang terdekat untuk melewatkan [aket aplikasi data. Aplikasi – aplikasi yang berada pada router jika telah terinstal pada sebuah komputer dinamakan PC Router.

Router bekerja pada level OSI Network Layer. Router memiliki kemampuan yang lebih baik dari pada Bridge karena fungsi utama Router adalah untuk me- Routing kan ( mengarahkan ) paket – paket data dengan suatu segmen jaringan yang berbeda. Pada hubungan jaringan yang lebih global seperti internet.



Kelebihan Router :

Dapat digunakan pada topologi jaringan apapun.

Pada Router terdapat traffic broadcast yang dapat memperkecil beban

network.

Lebih mudah dikonfigurasi dibandingkan Bridge.

Dapat menentukan jalur optimal antar 2 sistem dan mengatur prioritas antar

protokol

Kelemahan Router :

Router hanya mampu meneruskan traffic yang sesuai dengan protokol

yang diimplementasikan padanya saja

Lebih kompleks dan pemprosesan lebih besar dari pada bridge

Pemindahan suatu mesin dapat merubah alamat network tersebut.

Keuntungan Modem Internal :

Mudah dalam pemasangan

Tidak menggunakan banyak kabel

Harga lebih murah



Keuntungan Modem Eksternal :

Tidak menggunakan slot komputer

Terpisah dari komputer

Mudah dipindah tempatkan

Aman dari gangguan petir


JARINGAN KOMPUTER




Metropolitan Area Network



1.meliputi area yang lebih besar dari LAN,

2.misalnya antar wilayah dalam satu propinsi.

3.Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan

4.kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar

5.Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana

6.beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya



Local Area Network



Beroperasi pada area yang terbatas

Koneksi peralatan berdekatan

Menyediakan fulltime konektifitas

Kendali jaringan dibawah administratsi lokal



Wide Area Network



Beroperasi pada area geografi yang luas

Terdiri dari beberapa jaringan lokal area beberapa daerah

yang saling dihubungkan

Hubungan antar LAN menggunakan teknologi serial

Peralatan jaringan tersebar pada area yang luas



INTERNET



Merupakan jaringan juga

gabungan dari jaringan – jaringan kecil yang ada di dunia yang bergabung menjadi satu jaringan yang besar di dunia.

Dengan policy yang sama memungkinkan beberapa sistem operasi bisa saling berkomunikasi (Analogi : Beberapa suku bangsa saling berkomunikasi menggunakan bahasa komunikasi satu yaitu : Inggris)



KEBUTUHAN KONEKSI INTERNET



Koneksi jaringan, dibutuhkan :

Phisical Connection

PC

Peralatan Jaringan

Modem

Media

Logical Connection

Protocol

Aplikasi untuk membuka layanan di internet (Web Browser)



Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya.

Terdapat beberapa macam topologi jaringan yang umum digunakan, yaitu Bus, Star, Ring, Mesh dan Tree / Hybrid.



Topologi BUS

Topologi RING

Topologi STAR

Topologi MESH



Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada penggunaan kabel Coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya dengan mudah dihubungkan.



Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak diukur dengan benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimal.



Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).



Topologi Bus



Digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.



Keunggulan :

Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.



Kelemahan :

Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka

keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

Memungkinkan terjadinya collusion/tabrakan



Topologi Ring



Topologi ini memanfaatkan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic disalurkan sedemikian rupa sehingga masing-masing node.

Umumnya fasilitas ini memanfaatkan fiber optic sebagai sarananya (walaupun ada juga yang menggunakan twisted pair).

Topologi STAR



Topologi jaringan ini banyak digunakan di berbagai tempat, karena kemudahan untuk menambah, mengurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.

Dengan ada ‘hub’, maka beberapa komputer dapat terhubung dengan sumber daya jaringan secara mudah.

Dengan kabel UTP dan connector, dengan mudah dibuat sistem jaringan.



Masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub.

Keunggulan :

Adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.

Gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server

Kelemahan :

kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.



Topologi Mesh



Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.

Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral).

Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.

Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.







Topologi TREE Sebuah jaringan bisa jadi merupakan kombinasi dari dua atau tiga topologi di atas. Misalnya saja ada yang menyebut tree topology, dimana sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.



Sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.Pada gambar : backbone memanfaatkan linear bus topology. Untuk menghubungkan client atau node memanfaatkan star topology.



Peer artinya rekan sekerja

Adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer.

Adalah suatu model di mana setiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai PC lain.

Dikenal sebagai workgroup. Dimana setiap komputer dalam satu jaringan dikelompokkan dalam satu kelompok kerja

Pertukaran data dalam jaringan ini dapat dilakukan dua komputer atau beberapa komputer dalam satu area kerja. Jaringan ini bisa dibuat menghubungkan dua komputer melalaui kabel jaringan tipe crossover (khusus dua komputer), atau menggunakan kabel straight yang terhubung dengan hub atau switch (untuk komputer satu area)



Kelebihan :

Dapat saling berbagi pakai file data (sharing) dengan komputer yang lain

tanpa harus ada hak akses untuk menggunakan jaringan tersebut.

Tidak ada perbedaan yang mencolok antara hubungan kedua workstation

Biaya operasional lebih murah karena hanya menggunakan kabel yang sedikit

Jaringan tidak bergantung pada satu server dalam mengakses data pada komputer lain



Kekurangan :

Keamanan data pada masing-masing komputer ditentukan

oleh pengguna yang memiliki atau menggunakan komputer tersebut

Penggunaan processor dan RAM akan menjadi berlebih jika

komputer tersebut diakses oleh pengguna yang lain saat menjalankan program atau mengakses data. Komputer akan terasa lebih lambat

Apabila terdapat kesalahan jaringan yang menyebabkan

hubungan jaringan jaringan terputus, maka pengguna yang lain tidak dapat mengakses komputer tersebut





Model Jaringan Client – Server : Terdiri dari sejumlah komputer dengan memakai satu atau beberapa komputer dijadikan server dan dihubungkan dengan sejumlah komputer client. Jadi pada jaringan ini bisa terdapat satu atau lebih dari satu server untuk mengendalikan beberapa komputer client.



Jenis Layanan Client - Server



File Server

Memberikan layanan fungsi pengelolaan file.

Print Server

Memberikan layanan fungsi pencetakan file / dokumen.

Database Server

Proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan.

DIP (Document Information Processing)

Memberikan layanan fungsi penyimpanan, manajemen, dan pengambilan data.



Kelebihan :

Mempunyai sistem keamanan yang lebih baik daripada jaringan

peer to peer

Sistem pada komputer client menjadi lebih stabil karena semua hal

yang berhubungan dengan administrasi jaringan sepenuhnya terpusat dan dilakukan oleh komputer server

Kecepatan akses jaringan lebih tinggi dikarenakan semua beban

tugas seluruhnya ditanggung oleh komputer server

Pengelolaan file-file data lebih mudah karena mempunyai sistem

backup data yang lebih baik dibandingkan dengan peer to peer



Kekurangan :

Komputer server harus memiliki spesifikasi khusus sebagai server dan

harus memiliki kemampuan lebih sebab seluruh aktivitas jaringan tergantung pada server

Apabila terjadi masalah atau gangguan pada server, maka seluruh

aktivitas jaringan dapat terganggu

Memerlukan biaya operasional yang tidak sedikit

Membutuhkan seorang administrator bagi pengelolaan system



Hybrid



Menghubungkan antara jaringan wired (kabel) dengan jaringan wireless (tanpa kabel) menggunakan akses point.

Untuk menghubungkan jaringan ini membutuhkan switch sebagai penghubung akses point.

User dapat mengakses sumber daya yang di-share oleh jaringan peer-to-peer, dan secara bersamaan dapat menggunakan sumber daya yang disediakan oleh server



Kelebihan menggunakan Bridge :

Lebih mudah dalam pemasangan dan perawatan

Harga lebih murah dan cukup sederhana dibandingkan Router.

Mampu menangani Traffic yang lebih tinggi.



Kelemahan Bridge :

Alamat fisik bridge pada suatu stasiun dalam jaringan harus berbeda dengan yang lainnya.

Dapat menyebabkan Traffic melebihi kapasitas medium jaringan.

Kesalahan dalam mengkonfigurasi bridge menyebabkan bridge memutar frame tanpa henti

lebih cocok pada jaringan dengan volume traffic relatif rendah.



5.ROUTER

Router merupakan suatu alat atau program aplikasi yang berfungsi menentukan pada titik mana suatu paket data harus diteruskan kejaringan yang lain. Router akan memilih jalan yang terdekat untuk melewatkan [aket aplikasi data. Aplikasi – aplikasi yang berada pada router jika telah terinstal pada sebuah komputer dinamakan PC Router.

Router bekerja pada level OSI Network Layer. Router memiliki kemampuan yang lebih baik dari pada Bridge karena fungsi utama Router adalah untuk me- Routing kan ( mengarahkan ) paket – paket data dengan suatu segmen jaringan yang berbeda. Pada hubungan jaringan yang lebih global seperti internet.



Kelebihan Router :

Dapat digunakan pada topologi jaringan apapun.

Pada Router terdapat traffic broadcast yang dapat memperkecil beban

network.

Lebih mudah dikonfigurasi dibandingkan Bridge.

Dapat menentukan jalur optimal antar 2 sistem dan mengatur prioritas antar

protokol

Kelemahan Router :

Router hanya mampu meneruskan traffic yang sesuai dengan protokol

yang diimplementasikan padanya saja

Lebih kompleks dan pemprosesan lebih besar dari pada bridge

Pemindahan suatu mesin dapat merubah alamat network tersebut.

Keuntungan Modem Internal :

Mudah dalam pemasangan

Tidak menggunakan banyak kabel

Harga lebih murah



Keuntungan Modem Eksternal :

Tidak menggunakan slot komputer

Terpisah dari komputer

Mudah dipindah tempatkan

Aman dari gangguan petir


JARINGAN KOMPUTER




Metropolitan Area Network



1.meliputi area yang lebih besar dari LAN,

2.misalnya antar wilayah dalam satu propinsi.

3.Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan

4.kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar

5.Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana

6.beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya



Local Area Network



Beroperasi pada area yang terbatas

Koneksi peralatan berdekatan

Menyediakan fulltime konektifitas

Kendali jaringan dibawah administratsi lokal



Wide Area Network



Beroperasi pada area geografi yang luas

Terdiri dari beberapa jaringan lokal area beberapa daerah

yang saling dihubungkan

Hubungan antar LAN menggunakan teknologi serial

Peralatan jaringan tersebar pada area yang luas



INTERNET



Merupakan jaringan juga

gabungan dari jaringan – jaringan kecil yang ada di dunia yang bergabung menjadi satu jaringan yang besar di dunia.

Dengan policy yang sama memungkinkan beberapa sistem operasi bisa saling berkomunikasi (Analogi : Beberapa suku bangsa saling berkomunikasi menggunakan bahasa komunikasi satu yaitu : Inggris)



KEBUTUHAN KONEKSI INTERNET



Koneksi jaringan, dibutuhkan :

Phisical Connection

PC

Peralatan Jaringan

Modem

Media

Logical Connection

Protocol

Aplikasi untuk membuka layanan di internet (Web Browser)



Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya.

Terdapat beberapa macam topologi jaringan yang umum digunakan, yaitu Bus, Star, Ring, Mesh dan Tree / Hybrid.



Topologi BUS

Topologi RING

Topologi STAR

Topologi MESH



Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada penggunaan kabel Coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya dengan mudah dihubungkan.



Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak diukur dengan benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimal.



Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).



Topologi Bus



Digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.



Keunggulan :

Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.



Kelemahan :

Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka

keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

Memungkinkan terjadinya collusion/tabrakan



Topologi Ring



Topologi ini memanfaatkan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic disalurkan sedemikian rupa sehingga masing-masing node.

Umumnya fasilitas ini memanfaatkan fiber optic sebagai sarananya (walaupun ada juga yang menggunakan twisted pair).

Topologi STAR



Topologi jaringan ini banyak digunakan di berbagai tempat, karena kemudahan untuk menambah, mengurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.

Dengan ada ‘hub’, maka beberapa komputer dapat terhubung dengan sumber daya jaringan secara mudah.

Dengan kabel UTP dan connector, dengan mudah dibuat sistem jaringan.



Masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub.

Keunggulan :

Adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.

Gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server

Kelemahan :

kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.



Topologi Mesh



Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.

Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral).

Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.

Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.







Topologi TREE Sebuah jaringan bisa jadi merupakan kombinasi dari dua atau tiga topologi di atas. Misalnya saja ada yang menyebut tree topology, dimana sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.



Sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.Pada gambar : backbone memanfaatkan linear bus topology. Untuk menghubungkan client atau node memanfaatkan star topology.



Peer artinya rekan sekerja

Adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer.

Adalah suatu model di mana setiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai PC lain.

Dikenal sebagai workgroup. Dimana setiap komputer dalam satu jaringan dikelompokkan dalam satu kelompok kerja

Pertukaran data dalam jaringan ini dapat dilakukan dua komputer atau beberapa komputer dalam satu area kerja. Jaringan ini bisa dibuat menghubungkan dua komputer melalaui kabel jaringan tipe crossover (khusus dua komputer), atau menggunakan kabel straight yang terhubung dengan hub atau switch (untuk komputer satu area)



Kelebihan :

Dapat saling berbagi pakai file data (sharing) dengan komputer yang lain

tanpa harus ada hak akses untuk menggunakan jaringan tersebut.

Tidak ada perbedaan yang mencolok antara hubungan kedua workstation

Biaya operasional lebih murah karena hanya menggunakan kabel yang sedikit

Jaringan tidak bergantung pada satu server dalam mengakses data pada komputer lain



Kekurangan :

Keamanan data pada masing-masing komputer ditentukan

oleh pengguna yang memiliki atau menggunakan komputer tersebut

Penggunaan processor dan RAM akan menjadi berlebih jika

komputer tersebut diakses oleh pengguna yang lain saat menjalankan program atau mengakses data. Komputer akan terasa lebih lambat

Apabila terdapat kesalahan jaringan yang menyebabkan

hubungan jaringan jaringan terputus, maka pengguna yang lain tidak dapat mengakses komputer tersebut





Model Jaringan Client – Server : Terdiri dari sejumlah komputer dengan memakai satu atau beberapa komputer dijadikan server dan dihubungkan dengan sejumlah komputer client. Jadi pada jaringan ini bisa terdapat satu atau lebih dari satu server untuk mengendalikan beberapa komputer client.



Jenis Layanan Client - Server



File Server

Memberikan layanan fungsi pengelolaan file.

Print Server

Memberikan layanan fungsi pencetakan file / dokumen.

Database Server

Proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan.

DIP (Document Information Processing)

Memberikan layanan fungsi penyimpanan, manajemen, dan pengambilan data.



Kelebihan :

Mempunyai sistem keamanan yang lebih baik daripada jaringan

peer to peer

Sistem pada komputer client menjadi lebih stabil karena semua hal

yang berhubungan dengan administrasi jaringan sepenuhnya terpusat dan dilakukan oleh komputer server

Kecepatan akses jaringan lebih tinggi dikarenakan semua beban

tugas seluruhnya ditanggung oleh komputer server

Pengelolaan file-file data lebih mudah karena mempunyai sistem

backup data yang lebih baik dibandingkan dengan peer to peer



Kekurangan :

Komputer server harus memiliki spesifikasi khusus sebagai server dan

harus memiliki kemampuan lebih sebab seluruh aktivitas jaringan tergantung pada server

Apabila terjadi masalah atau gangguan pada server, maka seluruh

aktivitas jaringan dapat terganggu

Memerlukan biaya operasional yang tidak sedikit

Membutuhkan seorang administrator bagi pengelolaan system



Hybrid



Menghubungkan antara jaringan wired (kabel) dengan jaringan wireless (tanpa kabel) menggunakan akses point.

Untuk menghubungkan jaringan ini membutuhkan switch sebagai penghubung akses point.

User dapat mengakses sumber daya yang di-share oleh jaringan peer-to-peer, dan secara bersamaan dapat menggunakan sumber daya yang disediakan oleh server



Kelebihan menggunakan Bridge :

Lebih mudah dalam pemasangan dan perawatan

Harga lebih murah dan cukup sederhana dibandingkan Router.

Mampu menangani Traffic yang lebih tinggi.



Kelemahan Bridge :

Alamat fisik bridge pada suatu stasiun dalam jaringan harus berbeda dengan yang lainnya.

Dapat menyebabkan Traffic melebihi kapasitas medium jaringan.

Kesalahan dalam mengkonfigurasi bridge menyebabkan bridge memutar frame tanpa henti

lebih cocok pada jaringan dengan volume traffic relatif rendah.



5.ROUTER

Router merupakan suatu alat atau program aplikasi yang berfungsi menentukan pada titik mana suatu paket data harus diteruskan kejaringan yang lain. Router akan memilih jalan yang terdekat untuk melewatkan [aket aplikasi data. Aplikasi – aplikasi yang berada pada router jika telah terinstal pada sebuah komputer dinamakan PC Router.

Router bekerja pada level OSI Network Layer. Router memiliki kemampuan yang lebih baik dari pada Bridge karena fungsi utama Router adalah untuk me- Routing kan ( mengarahkan ) paket – paket data dengan suatu segmen jaringan yang berbeda. Pada hubungan jaringan yang lebih global seperti internet.



Kelebihan Router :

Dapat digunakan pada topologi jaringan apapun.

Pada Router terdapat traffic broadcast yang dapat memperkecil beban

network.

Lebih mudah dikonfigurasi dibandingkan Bridge.

Dapat menentukan jalur optimal antar 2 sistem dan mengatur prioritas antar

protokol

Kelemahan Router :

Router hanya mampu meneruskan traffic yang sesuai dengan protokol

yang diimplementasikan padanya saja

Lebih kompleks dan pemprosesan lebih besar dari pada bridge

Pemindahan suatu mesin dapat merubah alamat network tersebut.

Keuntungan Modem Internal :

Mudah dalam pemasangan

Tidak menggunakan banyak kabel

Harga lebih murah



Keuntungan Modem Eksternal :

Tidak menggunakan slot komputer

Terpisah dari komputer

Mudah dipindah tempatkan

Aman dari gangguan petir


JARINGAN KOMPUTER




Metropolitan Area Network



1.meliputi area yang lebih besar dari LAN,

2.misalnya antar wilayah dalam satu propinsi.

3.Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan

4.kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar

5.Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana

6.beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya



Local Area Network



Beroperasi pada area yang terbatas

Koneksi peralatan berdekatan

Menyediakan fulltime konektifitas

Kendali jaringan dibawah administratsi lokal