UNIVERSITAS PAMULANG

TEKHNIK INFORMATIKA

slideshow_herman

Rabu, 03 Februari 2010

macam-macam jaringan protocol

JARINGAN KOMPUTER




Metropolitan Area Network



1.meliputi area yang lebih besar dari LAN,

2.misalnya antar wilayah dalam satu propinsi.

3.Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan

4.kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar

5.Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana

6.beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya



Local Area Network



Beroperasi pada area yang terbatas

Koneksi peralatan berdekatan

Menyediakan fulltime konektifitas

Kendali jaringan dibawah administratsi lokal



Wide Area Network



Beroperasi pada area geografi yang luas

Terdiri dari beberapa jaringan lokal area beberapa daerah

yang saling dihubungkan

Hubungan antar LAN menggunakan teknologi serial

Peralatan jaringan tersebar pada area yang luas



INTERNET



Merupakan jaringan juga

gabungan dari jaringan – jaringan kecil yang ada di dunia yang bergabung menjadi satu jaringan yang besar di dunia.

Dengan policy yang sama memungkinkan beberapa sistem operasi bisa saling berkomunikasi (Analogi : Beberapa suku bangsa saling berkomunikasi menggunakan bahasa komunikasi satu yaitu : Inggris)



KEBUTUHAN KONEKSI INTERNET



Koneksi jaringan, dibutuhkan :

Phisical Connection

PC

Peralatan Jaringan

Modem

Media

Logical Connection

Protocol

Aplikasi untuk membuka layanan di internet (Web Browser)



Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya.

Terdapat beberapa macam topologi jaringan yang umum digunakan, yaitu Bus, Star, Ring, Mesh dan Tree / Hybrid.



Topologi BUS

Topologi RING

Topologi STAR

Topologi MESH



Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada penggunaan kabel Coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya dengan mudah dihubungkan.



Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak diukur dengan benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimal.



Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).



Topologi Bus



Digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.



Keunggulan :

Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.



Kelemahan :

Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka

keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

Memungkinkan terjadinya collusion/tabrakan



Topologi Ring



Topologi ini memanfaatkan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic disalurkan sedemikian rupa sehingga masing-masing node.

Umumnya fasilitas ini memanfaatkan fiber optic sebagai sarananya (walaupun ada juga yang menggunakan twisted pair).

Topologi STAR



Topologi jaringan ini banyak digunakan di berbagai tempat, karena kemudahan untuk menambah, mengurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.

Dengan ada ‘hub’, maka beberapa komputer dapat terhubung dengan sumber daya jaringan secara mudah.

Dengan kabel UTP dan connector, dengan mudah dibuat sistem jaringan.



Masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub.

Keunggulan :

Adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.

Gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server

Kelemahan :

kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.



Topologi Mesh



Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.

Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral).

Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.

Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.







Topologi TREE Sebuah jaringan bisa jadi merupakan kombinasi dari dua atau tiga topologi di atas. Misalnya saja ada yang menyebut tree topology, dimana sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.



Sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.Pada gambar : backbone memanfaatkan linear bus topology. Untuk menghubungkan client atau node memanfaatkan star topology.



Peer artinya rekan sekerja

Adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer.

Adalah suatu model di mana setiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai PC lain.

Dikenal sebagai workgroup. Dimana setiap komputer dalam satu jaringan dikelompokkan dalam satu kelompok kerja

Pertukaran data dalam jaringan ini dapat dilakukan dua komputer atau beberapa komputer dalam satu area kerja. Jaringan ini bisa dibuat menghubungkan dua komputer melalaui kabel jaringan tipe crossover (khusus dua komputer), atau menggunakan kabel straight yang terhubung dengan hub atau switch (untuk komputer satu area)



Kelebihan :

Dapat saling berbagi pakai file data (sharing) dengan komputer yang lain

tanpa harus ada hak akses untuk menggunakan jaringan tersebut.

Tidak ada perbedaan yang mencolok antara hubungan kedua workstation

Biaya operasional lebih murah karena hanya menggunakan kabel yang sedikit

Jaringan tidak bergantung pada satu server dalam mengakses data pada komputer lain



Kekurangan :

Keamanan data pada masing-masing komputer ditentukan

oleh pengguna yang memiliki atau menggunakan komputer tersebut

Penggunaan processor dan RAM akan menjadi berlebih jika

komputer tersebut diakses oleh pengguna yang lain saat menjalankan program atau mengakses data. Komputer akan terasa lebih lambat

Apabila terdapat kesalahan jaringan yang menyebabkan

hubungan jaringan jaringan terputus, maka pengguna yang lain tidak dapat mengakses komputer tersebut





Model Jaringan Client – Server : Terdiri dari sejumlah komputer dengan memakai satu atau beberapa komputer dijadikan server dan dihubungkan dengan sejumlah komputer client. Jadi pada jaringan ini bisa terdapat satu atau lebih dari satu server untuk mengendalikan beberapa komputer client.



Jenis Layanan Client - Server



File Server

Memberikan layanan fungsi pengelolaan file.

Print Server

Memberikan layanan fungsi pencetakan file / dokumen.

Database Server

Proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan.

DIP (Document Information Processing)

Memberikan layanan fungsi penyimpanan, manajemen, dan pengambilan data.



Kelebihan :

Mempunyai sistem keamanan yang lebih baik daripada jaringan

peer to peer

Sistem pada komputer client menjadi lebih stabil karena semua hal

yang berhubungan dengan administrasi jaringan sepenuhnya terpusat dan dilakukan oleh komputer server

Kecepatan akses jaringan lebih tinggi dikarenakan semua beban

tugas seluruhnya ditanggung oleh komputer server

Pengelolaan file-file data lebih mudah karena mempunyai sistem

backup data yang lebih baik dibandingkan dengan peer to peer



Kekurangan :

Komputer server harus memiliki spesifikasi khusus sebagai server dan

harus memiliki kemampuan lebih sebab seluruh aktivitas jaringan tergantung pada server

Apabila terjadi masalah atau gangguan pada server, maka seluruh

aktivitas jaringan dapat terganggu

Memerlukan biaya operasional yang tidak sedikit

Membutuhkan seorang administrator bagi pengelolaan system



Hybrid



Menghubungkan antara jaringan wired (kabel) dengan jaringan wireless (tanpa kabel) menggunakan akses point.

Untuk menghubungkan jaringan ini membutuhkan switch sebagai penghubung akses point.

User dapat mengakses sumber daya yang di-share oleh jaringan peer-to-peer, dan secara bersamaan dapat menggunakan sumber daya yang disediakan oleh server



Kelebihan menggunakan Bridge :

Lebih mudah dalam pemasangan dan perawatan

Harga lebih murah dan cukup sederhana dibandingkan Router.

Mampu menangani Traffic yang lebih tinggi.



Kelemahan Bridge :

Alamat fisik bridge pada suatu stasiun dalam jaringan harus berbeda dengan yang lainnya.

Dapat menyebabkan Traffic melebihi kapasitas medium jaringan.

Kesalahan dalam mengkonfigurasi bridge menyebabkan bridge memutar frame tanpa henti

lebih cocok pada jaringan dengan volume traffic relatif rendah.



5.ROUTER

Router merupakan suatu alat atau program aplikasi yang berfungsi menentukan pada titik mana suatu paket data harus diteruskan kejaringan yang lain. Router akan memilih jalan yang terdekat untuk melewatkan [aket aplikasi data. Aplikasi – aplikasi yang berada pada router jika telah terinstal pada sebuah komputer dinamakan PC Router.

Router bekerja pada level OSI Network Layer. Router memiliki kemampuan yang lebih baik dari pada Bridge karena fungsi utama Router adalah untuk me- Routing kan ( mengarahkan ) paket – paket data dengan suatu segmen jaringan yang berbeda. Pada hubungan jaringan yang lebih global seperti internet.



Kelebihan Router :

Dapat digunakan pada topologi jaringan apapun.

Pada Router terdapat traffic broadcast yang dapat memperkecil beban

network.

Lebih mudah dikonfigurasi dibandingkan Bridge.

Dapat menentukan jalur optimal antar 2 sistem dan mengatur prioritas antar

protokol

Kelemahan Router :

Router hanya mampu meneruskan traffic yang sesuai dengan protokol

yang diimplementasikan padanya saja

Lebih kompleks dan pemprosesan lebih besar dari pada bridge

Pemindahan suatu mesin dapat merubah alamat network tersebut.

Keuntungan Modem Internal :

Mudah dalam pemasangan

Tidak menggunakan banyak kabel

Harga lebih murah



Keuntungan Modem Eksternal :

Tidak menggunakan slot komputer

Terpisah dari komputer

Mudah dipindah tempatkan

Aman dari gangguan petir


JARINGAN KOMPUTER




Metropolitan Area Network



1.meliputi area yang lebih besar dari LAN,

2.misalnya antar wilayah dalam satu propinsi.

3.Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan

4.kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar

5.Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana

6.beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya



Local Area Network



Beroperasi pada area yang terbatas

Koneksi peralatan berdekatan

Menyediakan fulltime konektifitas

Kendali jaringan dibawah administratsi lokal



Wide Area Network



Beroperasi pada area geografi yang luas

Terdiri dari beberapa jaringan lokal area beberapa daerah

yang saling dihubungkan

Hubungan antar LAN menggunakan teknologi serial

Peralatan jaringan tersebar pada area yang luas



INTERNET



Merupakan jaringan juga

gabungan dari jaringan – jaringan kecil yang ada di dunia yang bergabung menjadi satu jaringan yang besar di dunia.

Dengan policy yang sama memungkinkan beberapa sistem operasi bisa saling berkomunikasi (Analogi : Beberapa suku bangsa saling berkomunikasi menggunakan bahasa komunikasi satu yaitu : Inggris)



KEBUTUHAN KONEKSI INTERNET



Koneksi jaringan, dibutuhkan :

Phisical Connection

PC

Peralatan Jaringan

Modem

Media

Logical Connection

Protocol

Aplikasi untuk membuka layanan di internet (Web Browser)



Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya.

Terdapat beberapa macam topologi jaringan yang umum digunakan, yaitu Bus, Star, Ring, Mesh dan Tree / Hybrid.



Topologi BUS

Topologi RING

Topologi STAR

Topologi MESH



Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada penggunaan kabel Coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya dengan mudah dihubungkan.



Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak diukur dengan benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimal.



Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).



Topologi Bus



Digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.



Keunggulan :

Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.



Kelemahan :

Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka

keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

Memungkinkan terjadinya collusion/tabrakan



Topologi Ring



Topologi ini memanfaatkan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic disalurkan sedemikian rupa sehingga masing-masing node.

Umumnya fasilitas ini memanfaatkan fiber optic sebagai sarananya (walaupun ada juga yang menggunakan twisted pair).

Topologi STAR



Topologi jaringan ini banyak digunakan di berbagai tempat, karena kemudahan untuk menambah, mengurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.

Dengan ada ‘hub’, maka beberapa komputer dapat terhubung dengan sumber daya jaringan secara mudah.

Dengan kabel UTP dan connector, dengan mudah dibuat sistem jaringan.



Masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub.

Keunggulan :

Adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.

Gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server

Kelemahan :

kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.



Topologi Mesh



Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.

Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral).

Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.

Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.







Topologi TREE Sebuah jaringan bisa jadi merupakan kombinasi dari dua atau tiga topologi di atas. Misalnya saja ada yang menyebut tree topology, dimana sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.



Sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.Pada gambar : backbone memanfaatkan linear bus topology. Untuk menghubungkan client atau node memanfaatkan star topology.



Peer artinya rekan sekerja

Adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer.

Adalah suatu model di mana setiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai PC lain.

Dikenal sebagai workgroup. Dimana setiap komputer dalam satu jaringan dikelompokkan dalam satu kelompok kerja

Pertukaran data dalam jaringan ini dapat dilakukan dua komputer atau beberapa komputer dalam satu area kerja. Jaringan ini bisa dibuat menghubungkan dua komputer melalaui kabel jaringan tipe crossover (khusus dua komputer), atau menggunakan kabel straight yang terhubung dengan hub atau switch (untuk komputer satu area)



Kelebihan :

Dapat saling berbagi pakai file data (sharing) dengan komputer yang lain

tanpa harus ada hak akses untuk menggunakan jaringan tersebut.

Tidak ada perbedaan yang mencolok antara hubungan kedua workstation

Biaya operasional lebih murah karena hanya menggunakan kabel yang sedikit

Jaringan tidak bergantung pada satu server dalam mengakses data pada komputer lain



Kekurangan :

Keamanan data pada masing-masing komputer ditentukan

oleh pengguna yang memiliki atau menggunakan komputer tersebut

Penggunaan processor dan RAM akan menjadi berlebih jika

komputer tersebut diakses oleh pengguna yang lain saat menjalankan program atau mengakses data. Komputer akan terasa lebih lambat

Apabila terdapat kesalahan jaringan yang menyebabkan

hubungan jaringan jaringan terputus, maka pengguna yang lain tidak dapat mengakses komputer tersebut





Model Jaringan Client – Server : Terdiri dari sejumlah komputer dengan memakai satu atau beberapa komputer dijadikan server dan dihubungkan dengan sejumlah komputer client. Jadi pada jaringan ini bisa terdapat satu atau lebih dari satu server untuk mengendalikan beberapa komputer client.



Jenis Layanan Client - Server



File Server

Memberikan layanan fungsi pengelolaan file.

Print Server

Memberikan layanan fungsi pencetakan file / dokumen.

Database Server

Proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan.

DIP (Document Information Processing)

Memberikan layanan fungsi penyimpanan, manajemen, dan pengambilan data.



Kelebihan :

Mempunyai sistem keamanan yang lebih baik daripada jaringan

peer to peer

Sistem pada komputer client menjadi lebih stabil karena semua hal

yang berhubungan dengan administrasi jaringan sepenuhnya terpusat dan dilakukan oleh komputer server

Kecepatan akses jaringan lebih tinggi dikarenakan semua beban

tugas seluruhnya ditanggung oleh komputer server

Pengelolaan file-file data lebih mudah karena mempunyai sistem

backup data yang lebih baik dibandingkan dengan peer to peer



Kekurangan :

Komputer server harus memiliki spesifikasi khusus sebagai server dan

harus memiliki kemampuan lebih sebab seluruh aktivitas jaringan tergantung pada server

Apabila terjadi masalah atau gangguan pada server, maka seluruh

aktivitas jaringan dapat terganggu

Memerlukan biaya operasional yang tidak sedikit

Membutuhkan seorang administrator bagi pengelolaan system



Hybrid



Menghubungkan antara jaringan wired (kabel) dengan jaringan wireless (tanpa kabel) menggunakan akses point.

Untuk menghubungkan jaringan ini membutuhkan switch sebagai penghubung akses point.

User dapat mengakses sumber daya yang di-share oleh jaringan peer-to-peer, dan secara bersamaan dapat menggunakan sumber daya yang disediakan oleh server



Kelebihan menggunakan Bridge :

Lebih mudah dalam pemasangan dan perawatan

Harga lebih murah dan cukup sederhana dibandingkan Router.

Mampu menangani Traffic yang lebih tinggi.



Kelemahan Bridge :

Alamat fisik bridge pada suatu stasiun dalam jaringan harus berbeda dengan yang lainnya.

Dapat menyebabkan Traffic melebihi kapasitas medium jaringan.

Kesalahan dalam mengkonfigurasi bridge menyebabkan bridge memutar frame tanpa henti

lebih cocok pada jaringan dengan volume traffic relatif rendah.



5.ROUTER

Router merupakan suatu alat atau program aplikasi yang berfungsi menentukan pada titik mana suatu paket data harus diteruskan kejaringan yang lain. Router akan memilih jalan yang terdekat untuk melewatkan [aket aplikasi data. Aplikasi – aplikasi yang berada pada router jika telah terinstal pada sebuah komputer dinamakan PC Router.

Router bekerja pada level OSI Network Layer. Router memiliki kemampuan yang lebih baik dari pada Bridge karena fungsi utama Router adalah untuk me- Routing kan ( mengarahkan ) paket – paket data dengan suatu segmen jaringan yang berbeda. Pada hubungan jaringan yang lebih global seperti internet.



Kelebihan Router :

Dapat digunakan pada topologi jaringan apapun.

Pada Router terdapat traffic broadcast yang dapat memperkecil beban

network.

Lebih mudah dikonfigurasi dibandingkan Bridge.

Dapat menentukan jalur optimal antar 2 sistem dan mengatur prioritas antar

protokol

Kelemahan Router :

Router hanya mampu meneruskan traffic yang sesuai dengan protokol

yang diimplementasikan padanya saja

Lebih kompleks dan pemprosesan lebih besar dari pada bridge

Pemindahan suatu mesin dapat merubah alamat network tersebut.

Keuntungan Modem Internal :

Mudah dalam pemasangan

Tidak menggunakan banyak kabel

Harga lebih murah



Keuntungan Modem Eksternal :

Tidak menggunakan slot komputer

Terpisah dari komputer

Mudah dipindah tempatkan

Aman dari gangguan petir


JARINGAN KOMPUTER




Metropolitan Area Network



1.meliputi area yang lebih besar dari LAN,

2.misalnya antar wilayah dalam satu propinsi.

3.Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan

4.kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar

5.Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana

6.beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya



Local Area Network



Beroperasi pada area yang terbatas

Koneksi peralatan berdekatan

Menyediakan fulltime konektifitas

Kendali jaringan dibawah administratsi lokal



Wide Area Network



Beroperasi pada area geografi yang luas

Terdiri dari beberapa jaringan lokal area beberapa daerah

yang saling dihubungkan

Hubungan antar LAN menggunakan teknologi serial

Peralatan jaringan tersebar pada area yang luas



INTERNET



Merupakan jaringan juga

gabungan dari jaringan – jaringan kecil yang ada di dunia yang bergabung menjadi satu jaringan yang besar di dunia.

Dengan policy yang sama memungkinkan beberapa sistem operasi bisa saling berkomunikasi (Analogi : Beberapa suku bangsa saling berkomunikasi menggunakan bahasa komunikasi satu yaitu : Inggris)



KEBUTUHAN KONEKSI INTERNET



Koneksi jaringan, dibutuhkan :

Phisical Connection

PC

Peralatan Jaringan

Modem

Media

Logical Connection

Protocol

Aplikasi untuk membuka layanan di internet (Web Browser)



Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya.

Terdapat beberapa macam topologi jaringan yang umum digunakan, yaitu Bus, Star, Ring, Mesh dan Tree / Hybrid.



Topologi BUS

Topologi RING

Topologi STAR

Topologi MESH



Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada penggunaan kabel Coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya dengan mudah dihubungkan.



Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak diukur dengan benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimal.



Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).



Topologi Bus



Digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.



Keunggulan :

Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.



Kelemahan :

Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka

keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

Memungkinkan terjadinya collusion/tabrakan



Topologi Ring



Topologi ini memanfaatkan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic disalurkan sedemikian rupa sehingga masing-masing node.

Umumnya fasilitas ini memanfaatkan fiber optic sebagai sarananya (walaupun ada juga yang menggunakan twisted pair).

Topologi STAR



Topologi jaringan ini banyak digunakan di berbagai tempat, karena kemudahan untuk menambah, mengurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.

Dengan ada ‘hub’, maka beberapa komputer dapat terhubung dengan sumber daya jaringan secara mudah.

Dengan kabel UTP dan connector, dengan mudah dibuat sistem jaringan.



Masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub.

Keunggulan :

Adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.

Gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server

Kelemahan :

kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.



Topologi Mesh



Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.

Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral).

Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.

Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.







Topologi TREE Sebuah jaringan bisa jadi merupakan kombinasi dari dua atau tiga topologi di atas. Misalnya saja ada yang menyebut tree topology, dimana sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.



Sebenarnya topologi ini merupakan gabungan atau kombinasi dari ketiga topologi yang ada.Pada gambar : backbone memanfaatkan linear bus topology. Untuk menghubungkan client atau node memanfaatkan star topology.



Peer artinya rekan sekerja

Adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer.

Adalah suatu model di mana setiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai PC lain.

Dikenal sebagai workgroup. Dimana setiap komputer dalam satu jaringan dikelompokkan dalam satu kelompok kerja

Pertukaran data dalam jaringan ini dapat dilakukan dua komputer atau beberapa komputer dalam satu area kerja. Jaringan ini bisa dibuat menghubungkan dua komputer melalaui kabel jaringan tipe crossover (khusus dua komputer), atau menggunakan kabel straight yang terhubung dengan hub atau switch (untuk komputer satu area)



Kelebihan :

Dapat saling berbagi pakai file data (sharing) dengan komputer yang lain

tanpa harus ada hak akses untuk menggunakan jaringan tersebut.

Tidak ada perbedaan yang mencolok antara hubungan kedua workstation

Biaya operasional lebih murah karena hanya menggunakan kabel yang sedikit

Jaringan tidak bergantung pada satu server dalam mengakses data pada komputer lain



Kekurangan :

Keamanan data pada masing-masing komputer ditentukan

oleh pengguna yang memiliki atau menggunakan komputer tersebut

Penggunaan processor dan RAM akan menjadi berlebih jika

komputer tersebut diakses oleh pengguna yang lain saat menjalankan program atau mengakses data. Komputer akan terasa lebih lambat

Apabila terdapat kesalahan jaringan yang menyebabkan

hubungan jaringan jaringan terputus, maka pengguna yang lain tidak dapat mengakses komputer tersebut





Model Jaringan Client – Server : Terdiri dari sejumlah komputer dengan memakai satu atau beberapa komputer dijadikan server dan dihubungkan dengan sejumlah komputer client. Jadi pada jaringan ini bisa terdapat satu atau lebih dari satu server untuk mengendalikan beberapa komputer client.



Jenis Layanan Client - Server



File Server

Memberikan layanan fungsi pengelolaan file.

Print Server

Memberikan layanan fungsi pencetakan file / dokumen.

Database Server

Proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan.

DIP (Document Information Processing)

Memberikan layanan fungsi penyimpanan, manajemen, dan pengambilan data.



Kelebihan :

Mempunyai sistem keamanan yang lebih baik daripada jaringan

peer to peer

Sistem pada komputer client menjadi lebih stabil karena semua hal

yang berhubungan dengan administrasi jaringan sepenuhnya terpusat dan dilakukan oleh komputer server

Kecepatan akses jaringan lebih tinggi dikarenakan semua beban

tugas seluruhnya ditanggung oleh komputer server

Pengelolaan file-file data lebih mudah karena mempunyai sistem

backup data yang lebih baik dibandingkan dengan peer to peer



Kekurangan :

Komputer server harus memiliki spesifikasi khusus sebagai server dan

harus memiliki kemampuan lebih sebab seluruh aktivitas jaringan tergantung pada server

Apabila terjadi masalah atau gangguan pada server, maka seluruh

aktivitas jaringan dapat terganggu

Memerlukan biaya operasional yang tidak sedikit

Membutuhkan seorang administrator bagi pengelolaan system



Hybrid



Menghubungkan antara jaringan wired (kabel) dengan jaringan wireless (tanpa kabel) menggunakan akses point.

Untuk menghubungkan jaringan ini membutuhkan switch sebagai penghubung akses point.

User dapat mengakses sumber daya yang di-share oleh jaringan peer-to-peer, dan secara bersamaan dapat menggunakan sumber daya yang disediakan oleh server



Kelebihan menggunakan Bridge :

Lebih mudah dalam pemasangan dan perawatan

Harga lebih murah dan cukup sederhana dibandingkan Router.

Mampu menangani Traffic yang lebih tinggi.



Kelemahan Bridge :

Alamat fisik bridge pada suatu stasiun dalam jaringan harus berbeda dengan yang lainnya.

Dapat menyebabkan Traffic melebihi kapasitas medium jaringan.

Kesalahan dalam mengkonfigurasi bridge menyebabkan bridge memutar frame tanpa henti

lebih cocok pada jaringan dengan volume traffic relatif rendah.



5.ROUTER

Router merupakan suatu alat atau program aplikasi yang berfungsi menentukan pada titik mana suatu paket data harus diteruskan kejaringan yang lain. Router akan memilih jalan yang terdekat untuk melewatkan [aket aplikasi data. Aplikasi – aplikasi yang berada pada router jika telah terinstal pada sebuah komputer dinamakan PC Router.

Router bekerja pada level OSI Network Layer. Router memiliki kemampuan yang lebih baik dari pada Bridge karena fungsi utama Router adalah untuk me- Routing kan ( mengarahkan ) paket – paket data dengan suatu segmen jaringan yang berbeda. Pada hubungan jaringan yang lebih global seperti internet.



Kelebihan Router :

Dapat digunakan pada topologi jaringan apapun.

Pada Router terdapat traffic broadcast yang dapat memperkecil beban

network.

Lebih mudah dikonfigurasi dibandingkan Bridge.

Dapat menentukan jalur optimal antar 2 sistem dan mengatur prioritas antar

protokol

Kelemahan Router :

Router hanya mampu meneruskan traffic yang sesuai dengan protokol

yang diimplementasikan padanya saja

Lebih kompleks dan pemprosesan lebih besar dari pada bridge

Pemindahan suatu mesin dapat merubah alamat network tersebut.

Keuntungan Modem Internal :

Mudah dalam pemasangan

Tidak menggunakan banyak kabel

Harga lebih murah



Keuntungan Modem Eksternal :

Tidak menggunakan slot komputer

Terpisah dari komputer

Mudah dipindah tempatkan

Aman dari gangguan petir


JARINGAN KOMPUTER




Metropolitan Area Network



1.meliputi area yang lebih besar dari LAN,

2.misalnya antar wilayah dalam satu propinsi.

3.Menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan

4.kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar

5.Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana

6.beberapa kantor cabang sebuah bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya



Local Area Network



Beroperasi pada area yang terbatas

Koneksi peralatan berdekatan

Menyediakan fulltime konektifitas

Kendali jaringan dibawah administratsi lokal

pengertian jaringan komputer

  • Jaringan adalah sekumpulan dua atau lebih komputer yang saling terhubung


  • Bisa berbagi pakai

  • file (data, software) dan peralatan (modem, scanner, CDROM, dll)

  • Jaringan pada beberapa lokasi (email, link, video conferences)
Sejarah Jaringan Komputer global (dunia) dimulai pada tahun 1969, ketika Departemen Pertahanan Amerika membentuk Defence Advanced Research Project Agency (DARPA) yang bertujuan mengadakan sebuah riset mengenai cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organisasi

Program riset ini dikenal dengan sebutan ARPANET ( Advanced Research Project Agency Network). Pada tahun 1970 lebih dari 10 komputer telah berhasil dihubungkan, saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.